KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga terus melakukan evaluasi mendalam terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Langkah ini dilakukan seiring dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa proses penentuan harga masih dalam tahap pengkajian. Apalagi, situasi di jalur perdagangan internasional yakni Selat Hormuz sangat memengaruhi pergerakan harga secara global. "Semuanya masih dalam tahap evaluasi. Kalau lihat riil kondisi di lapangan ini Selat Hormuz buka lagi infonya, harga bisa berubah lagi secara internasional," ujar Roberth kepada Kontan.co.id, Minggu (26/4/2026).
Harga BBM Non-Subsidi Pertamina Terus Dievaluasi, Kondisi Selat Hormuz Jadi Penentu
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pertamina Patra Niaga terus melakukan evaluasi mendalam terhadap harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Langkah ini dilakukan seiring dengan fluktuasi harga minyak mentah dunia yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menyatakan bahwa proses penentuan harga masih dalam tahap pengkajian. Apalagi, situasi di jalur perdagangan internasional yakni Selat Hormuz sangat memengaruhi pergerakan harga secara global. "Semuanya masih dalam tahap evaluasi. Kalau lihat riil kondisi di lapangan ini Selat Hormuz buka lagi infonya, harga bisa berubah lagi secara internasional," ujar Roberth kepada Kontan.co.id, Minggu (26/4/2026).
TAG:
- Bbm Subsidi
- Pertalite
- Selat Hormuz
- harga bbm pertamina
- harga dexlite
- Pertamina Patra Niaga
- Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Pembatasan BBM
- BBM Non-Subsidi
- penyesuaian harga bbm
- Kuota BBM
- harga Pertamina Dex
- harga Pertamax Turbo
- migrasi BBM
- fluktuasi harga minyak dunia
- mekanisme harga BBM
- evaluasi harga BBM