KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga bensin di Amerika Serikat (AS) kembali menembus level US$ 4 per galon pada Senin (20/7/2026), setelah memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat dan Iran mengganggu arus pasokan energi melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Kenaikan harga bahan bakar ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak langsung terhadap pasar energi global. Selat Hormuz, yang sebelumnya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia sebelum perang Iran pecah, menjadi titik krusial dalam rantai pasok energi internasional. Berdasarkan data dari American Automobile Association (AAA), harga rata-rata bensin eceran nasional di AS pada Senin mencapai US$ 4,0030 per galon. Angka tersebut melonjak lebih dari 30% dibandingkan sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
Harga Bensin di AS Tembus US$ 4 per Galon, Konflik di Iran Picu Gejolak Energi
KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga bensin di Amerika Serikat (AS) kembali menembus level US$ 4 per galon pada Senin (20/7/2026), setelah memanasnya kembali konflik antara Amerika Serikat dan Iran mengganggu arus pasokan energi melalui Selat Hormuz, jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Kenaikan harga bahan bakar ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang berdampak langsung terhadap pasar energi global. Selat Hormuz, yang sebelumnya dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia sebelum perang Iran pecah, menjadi titik krusial dalam rantai pasok energi internasional. Berdasarkan data dari American Automobile Association (AAA), harga rata-rata bensin eceran nasional di AS pada Senin mencapai US$ 4,0030 per galon. Angka tersebut melonjak lebih dari 30% dibandingkan sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari.
TAG: