KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Bioetanol untuk periode Januari 2026 sebesar Rp 8.438, naik tipis dibandingkan Desember 2025 sebesar Rp 8.428 per Liter. Melansir pengumuman resmi Ditjen EBTKE pada Jumat 2 Januari 2025, dalam rangka pelaksanaan ketentuan Diktum kelima Keputusan Menteri ESDM No. 6034K/12/MEM/2016 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang Dicampurkan ke Dalam Jenis Bahan Bakar Minyak, terlampir besaran Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati (HIP BBN) Jenis Bioetanol bulan Januari 2026 yang efektif berlaku per 1 Januari 2026 Detail perhitungan besaran harga HIP BBN Bioetanol menggunakan formula yang telah ditetapkan berdasarkan: Harga Indeks Pasar = (Rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan x 4,125 Kg/L) + 0,25 US$/Liter.
Harga Bioetanol Januari 2026 Naik Tipis Menjadi Rp 8.438 per Liter
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan Harga Indeks Pasar (HIP) Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis Bioetanol untuk periode Januari 2026 sebesar Rp 8.438, naik tipis dibandingkan Desember 2025 sebesar Rp 8.428 per Liter. Melansir pengumuman resmi Ditjen EBTKE pada Jumat 2 Januari 2025, dalam rangka pelaksanaan ketentuan Diktum kelima Keputusan Menteri ESDM No. 6034K/12/MEM/2016 tentang Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati (Biofuel) yang Dicampurkan ke Dalam Jenis Bahan Bakar Minyak, terlampir besaran Harga Indeks Pasar Bahan Bakar Nabati (HIP BBN) Jenis Bioetanol bulan Januari 2026 yang efektif berlaku per 1 Januari 2026 Detail perhitungan besaran harga HIP BBN Bioetanol menggunakan formula yang telah ditetapkan berdasarkan: Harga Indeks Pasar = (Rata-rata tetes tebu KPB periode 3 bulan x 4,125 Kg/L) + 0,25 US$/Liter.