KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga Bitcoin (BTC) masih dibayangi tekanan di tengah minimnya sentimen positif dan meningkatnya sikap hati-hati pelaku pasar. Meski begitu, aset kripto terbesar di dunia ini dinilai tetap menarik sebagai instrumen investasi, terutama bagi investor jangka panjang. Melansir
CoinMarketCap pada hari Jumat (17/7/2026) pukul 16.45 WIB harga Bitcoin bertengger di kisaran US$ 62.985 yang mana melemah 1,7% pada 24 jam terakhir dan melemah 2,92% dalam sebulan terakhir.
Pelemahan harga terjadi di tengah meningkatnya sentimen
risk-off akibat ketegangan geopolitik serta aksi ambil untung investor.
Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok: Trump Picu Volatilitas, Investor Wajib Waspada! Di tengah kondisi saat ini, Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir, berpandangan dalam jangka pendek harga Bitcoin masih berpotensi melemah. Menurutnya, minimnya katalis positif serta masih kuatnya data ekonomi Amerika Serikat (AS) membuat pasar memperkirakan bank sentral AS atau The Fed akan tetap mempertahankan sikap
hawkish. “Hal ini tentunya akan membuat pelaku pasar menjadi cenderung
risk-off ataupun tidak lebih berhati-hati,” ujar Christopher saat dihubungi Kontan, Jumat (17/7/2026). Meski prospek jangka pendek masih dibayangi tekanan, Christopher menilai Bitcoin tetap layak dipertimbangkan sebagai instrumen investasi alternatif, khususnya bagi investor yang memiliki horizon investasi jangka panjang.
Baca Juga: Harga Bitcoin Anjlok: Strategi DCA Bisa Selamatkan Investor Kripto? Hanya saja, ia menilai harga bitcoin saat ini kemungkinan belum mencapai titik terendah. Oleh karena itu, investor disarankan tidak terburu-buru masuk ke pasar. "Bitcoin masih menarik untuk investasi. Namun, saat ini diperkirakan harganya belum mencapai dasar. Sehingga jika ingin berinvestasi jangka panjang, pembelian saat harga mendekati level dasar dapat menjadi salah satu pilihan," jelasnya. Untuk proyeksi hingga akhir tahun 2026, Christopher memperkirakan ruang penguatan Bitcoin masih terbatas. Ia memproyeksikan harga bitcoin akan bergerak di kisaran US$ 50.000 hingga US$ 60.000 per koin hingga penghujung tahun. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News