Harga Bitcoin Meroket Dekati US$ 25.000, Level Tertinggi 6 Bulan



MOMSMONEY.ID - Harga Bitcoin meroket pada Kamis (16/2), mendekati level US$ 25.000. Ini merupakan level tertinggi dalam enam bulan terakhir.

Mengutip data CoinMarketCap, Kamis (16/2), harga Bitcoin menembus US$ 24.700, persisnya di posisi US$ 24.769,24.

Hanya, pada pukul 09.55 WIB, harga Bitcoin ada di US$ 24.700,14 atau melonjak 11,82% dalam 24 jam terakhir.


Mata uang kripto lainnya juga melompat tinggi. Harga Ethereum naik 9,63% menjadi 9,63% dalam 24 jam terakhir.

Lalu, harga Polygon melesat 11,12% ke posisi US$ 1,38, Solana melejit 11,13% jadi US$ 23,89 dan Avalanche melonjak 12,07% ke US$ 20,11.

Baca Juga: Resesi Global, Robert Kiyosaki Sebut 3 Aset Investasi Ini Paling Berharga Sekarang

Melansir CoinDesk, lonjakan harga Bitcoin dkk mengikuti Indeks Harga Konsumen AS yang melandai.

Itu membuat kecemasan investor berkurang tentang masa depan ekonomi AS dan langkah kebijakan moneter The Fed berikutnya.

Tetapi, investor short-selling tampaknya lebih bertanggungjawab atas pembalikan tak terduga harga Bitcoin dkk dalam beberapa hari terakhir. 

Data dari penyedia data kripto Coinglass, pada satu titik di hari Rabu (15/2) menunjukkan, para trader yang bertaruh pada perubahan harga melikuidasi Bitcoin senilai US$ 65 juta dibanding posisi 24 jam sebelumnya.

"Paruh kedua tahun ini akan menjadi bullish untuk kripto," kata Joey Krug, Investor dan Co-Founder Augur and Eco dalam wawancara dengan CoinDesk TV.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: S.S. Kurniawan