Harga Bitcoin Runtuh, Ini Alasan Mengapa Warren Buffett Membencinya Selama Ini



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Periode tujuh bulan terakhir sangat volatile untuk Bitcoin. Bahkan kondisi saat ini terbilang sangat sulit.

Melansir Yahoo News, setelah sempat bertengger di level puncak sepanjang masa di posisi US$ 69.000 per unit pada November 2021, mata uang digital terkemuka dunia sejak itu telah menghapus lebih dari 67% nilainya. Pada Selasa (14/6/2022), harga Bitcoin duduk di level US$ 21.000.

Investor yang menjalankan strategi hold beberapa bulan lalu mungkin mengira mereka telah melewatkan kesempatan emas seumur hidup. Namun sekarang bisa menghela nafas lega. Sementara itu, mereka yang membeli di level puncak berusaha untuk tidak memikirkan kerugian mereka.


Bagaimana dengan Warren Buffett? Apa yang akan dikatakan investor paling terkenal di dunia kepada mereka yang mungkin berpikir untuk meluncurkan aplikasi investasi mereka dan membeli Bitcoin dengan harga murah.

Warren Buffett telah mengeluarkan komentar yang sangat tajam tentang Bitcoin dan mata uang kripto selama bertahun-tahun. 

Baca Juga: Aset Kripto Ini Masih Berpotensi Bullish di Tengah Tekanan Sentimen Soal Suku Bunga

“Saya tidak memiliki Bitcoin. Saya tidak memiliki cryptocurrency apa pun, saya tidak akan pernah memilikinya,” katanya kepada CNBC pada tahun 2020.

"Ini mungkin racun tikus dikuadratkan," kata Warren Buffett.

Warren Buffett memang memiliki pandangan berbeda soal mata uang kripto.

"Tidak ada yang salah dengan itu… Jika Anda ingin berjudi, orang lain akan datang dan membayar lebih banyak uang besok, itu salah satu jenis permainan. Itu bukan investasi," demikian pendapat Warren Buffett seperti yang dilansir bosshunting.com pada 16 Agustus 2018 lalu. 

Dia menilai, memiliki uang dengan membeli sesuatu yang nilainya begitu mudah berubah-ubah dan tidak dapat diprediksi adalah judi.

Jadi, jika cryptocurrency bukanlah investasi nyata, dan pedagang crypto bukanlah investor nyata, apa sebenarnya mereka? 

Baca Juga: Warren Buffett Kembali Menyumbang Sebesar Rp 58,8 Triliun untuk Amal

Menurut Warren Buffett, para trader adalah "penipu" yang bertekad untuk memaksimalkan pertukaran untuk sesuatu tanpa nilai intrinsik. Adapun kripto itu sendiri hanyalah sarana untuk cepat kaya bagi sebagian orang yang juga tidak memahami apa itu kripto.

“Cryptocurrency akan berakhir buruk karena tidak ada yang dihasilkan dari nilai aset,” ujar Warren Buffett.

Sikap Warren Buffett terhadap cryptocurrency seharusnya tidak mengejutkan. Hal ini mengingat jenis perusahaan yang menjadi target investasi Berkshire Hathaway. 

Mereka umumnya adalah perusahaan dengan risiko gangguan yang rendah dan model bisnis yang jelas, bebas dari komplikasi dan konvolusi. 

Selain itu, Warren Buffett terkenal lewat pernyataannya, yakni jika Anda tidak mau memegang saham selama sepuluh tahun, Anda bahkan tidak boleh berpikir untuk memilikinya selama sepuluh menit. 

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie