KONTAN.CO.ID - Harga buyback emas Antam hari ini, Senin, 26 Oktober 2026, berada di level Rp2.335.000 per gram. Berdasarkan data Logam Mulia, harga jual kembali emas fisik ini tidak berubah dibandingkan dengan harga sebelumnya. Dalam sepekan terakhir, harga buyback emas Antam menunjukkan tren penurunan. Pada 19–20 Oktober 2026, harganya masih berada di kisaran Rp2.390.000-an per gram sebelum turun dan stabil di level Rp2.335.000 per gram pada 24–26 Oktober 2026.
Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 26 Oktober 2026
Mengacu pada data Logam Mulia, berikut rincian harga buyback emas Antam hari ini Senin, 26 Oktober 2026:
- Harga buyback saat ini: Rp2.335.000 per gram.
- Harga buyback sebelumnya: Rp2.335.000 per gram.
- Perubahan harga: Rp0 atau tidak berubah.
Angka tersebut merupakan harga yang menjadi acuan ketika pemilik menjual kembali emas Antam kepada pihak terkait. Nilai transaksi akhir dapat mengikuti ketentuan yang berlaku, termasuk pajak jika dikenakan.
Baca Juga: Harga Buyback Emas Antam Hari Ini 23 Oktober 2026 Turun Tajam Rp30.000, Cek di Sini Tren Harga Buyback Emas Antam Sepekan
Pergerakan harga buyback emas Antam selama periode 19–26 Oktober 2026 memperlihatkan kecenderungan melemah. Pada 19–20 Oktober 2026, harga buyback masih berada di kisaran Rp2.390.000-an per gram. Setelah mengalami penurunan, harganya mencapai Rp2.335.000 per gram dan bertahan pada level tersebut sejak 24 hingga 26 Oktober 2026. Kondisi ini menunjukkan bahwa harga buyback belum mengalami perubahan dalam beberapa hari terakhir.
Bagi Anda yang berencana menjual emas Antam, harga buyback menjadi salah satu faktor penting untuk memperhitungkan hasil penjualan. Perhatikan harga yang berlaku saat transaksi karena nilainya dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Anda juga sebaiknya membandingkan harga buyback dengan harga saat membeli emas. Selisih kedua harga tersebut dapat membantu memperkirakan keuntungan atau kerugian sebelum biaya dan pajak yang berlaku diperhitungkan. Jika tidak membutuhkan dana dalam waktu dekat, keputusan menjual emas dapat disesuaikan dengan tujuan investasi dan kebutuhan keuangan Anda. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News