Harga Cabai Naik Signifikan Jelang Ramadan, Ini Biang Keroknya Menurut Mendag



KONTAN.CO.ID - Menjelang bulan Ramadan 2026, harga cabai merah khususnya cabai rawit merah mengalami kenaikan signifikan di tingkat nasional. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mencatat lonjakan harga ini dipicu oleh faktor cuaca yang menghambat distribusi hasil panen.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga rata-rata nasional cabai rawit merah saat ini mencapai Rp 75.976 per kilogram (kg).

Disparitas Harga Capai 33,29% dari HAP Nasional


Pada level tersebut, harga cabai rawit merah tercatat memiliki disparitas sebesar 33,29% dibandingkan Harga Acuan Penjualan (HAP) nasional yang berada di rentang Rp 40.000 hingga Rp 57.000 per kg.

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah mengingat permintaan bahan pokok biasanya meningkat menjelang Ramadan.

Baca Juga: Ekonomi RI Berpotensi Meroket, Ini Syarat dari IMF

Mendag: Cuaca Ekstrem Hambat Distribusi

Menteri Perdagangan RI, Budi Santoso, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan asosiasi petani dan pelaku usaha terkait kenaikan harga cabai merah jelang Ramadan 2026.

Menurut Budi, kenaikan harga bukan disebabkan oleh minimnya produksi, melainkan terganggunya distribusi akibat curah hujan yang tinggi selama musim panen.

“(Kenaikan harga cabai rawit merah) karena hujannya terus-terusan. Sebenarnya panen produknya ada banyak, cuma karena hujan sehingga distribusinya tidak berjalan dengan baik,” ujar Budi saat ditemui di kantor Kemendag, Jakarta, Rabu (18/2/2026).

Pemerintah Perkuat Pengawasan Harga Jelang Ramadan

Kemendag bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait terus melakukan pengawasan harga dan memastikan kelancaran pasokan menjelang Ramadan 2026.

Pengawasan tersebut dilakukan bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, Polri, hingga Satgas Pangan.

Tonton: Purbaya Kritik Bank Syariah, Masih Mahal dan Belum Jalankan Prinsip Syariah Sepenuhnya

“Termasuk juga kami memastikan pasokannya berjalan dengan baik menjelang bulan Ramadan ini,” tambah Budi.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026.

Selanjutnya: Prakiraan Cuaca BMKG: Semua Wilayah Bali Diguyur Hujan Ringan Kamis Ini

Menarik Dibaca: Ini Link Twibbon Gratis Ramadhan 2026, Siap Pakai untuk Foto Profil Baru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News