KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan akan tetap berada di atas 4.700 ringgit (US$1.154) per metrik ton pada bulan Oktober dan sepanjang sisa tahun ini, didukung oleh ketidakpastian cuaca dan kondisi pasar energi yang menguntungkan. Mengutip Reuters, Selasa (22/9/2026), Malaysian Palm Oil Council (MPOC) dalam sebuah pernyataan mengatakan, risiko penurunan utama adalah turunnya harga energi dan penumpukan stok lebih lanjut, terutama karena produksi minyak sawit biasanya mencapai puncak musiman pada bulan September atau Oktober. Ekspor Malaysia diproyeksikan tetap stabil di angka sekitar 16 juta ton pada tahun 2027, yang mencerminkan peran penting negara tersebut dalam memasok minyak sawit bagi konsumen global, tambah MPOC.
Harga CPO Diproyeksi Tetap di Atas US$ 1,154 per Ton hingga Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Harga minyak sawit mentah (CPO) diperkirakan akan tetap berada di atas 4.700 ringgit (US$1.154) per metrik ton pada bulan Oktober dan sepanjang sisa tahun ini, didukung oleh ketidakpastian cuaca dan kondisi pasar energi yang menguntungkan. Mengutip Reuters, Selasa (22/9/2026), Malaysian Palm Oil Council (MPOC) dalam sebuah pernyataan mengatakan, risiko penurunan utama adalah turunnya harga energi dan penumpukan stok lebih lanjut, terutama karena produksi minyak sawit biasanya mencapai puncak musiman pada bulan September atau Oktober. Ekspor Malaysia diproyeksikan tetap stabil di angka sekitar 16 juta ton pada tahun 2027, yang mencerminkan peran penting negara tersebut dalam memasok minyak sawit bagi konsumen global, tambah MPOC.