Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 1.325.000 Per Gram Selasa (23/4), Simak Sentimennya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun lagi pada Selasa (23/4).

Mengutip situs Logam Mulia, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 1.325.000. Harga emas Antam ini turun Rp 18.000 jika dibandingkan dengan harga yang dicetak pada Senin (22/4) yang berada di level Rp 1.343.000 per gram.

Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo mengatakan, harga emas Antam mengalami penurunan seiring penurunan harga emas dunia yang juga anjlok di bawah US$ 2.300 per ons troi pada Selasa (23/4). 


Selain itu, dia mengatakan sentimen lainnya datang dari penurunan permintaan safe-haven untuk logam mulia seperti emas, dalam jangka panjang seiring dengan meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah, karena tidak adanya eskalasi lebih lanjut dari Iran, menyusul serangan balasan Israel pada Jumat (19/4) lalu.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 18.000 ke Rp 1.325.000 Per Gram, Selasa (23/4)

“Kemudian, imbal hasil treasury note yang lebih tinggi pada hari Senin (22/4), berdampak negatif bagi logam mulia dan reli saham pada kemarin juga membatasi permintaan safe-haven untuk logam mulia,” ujar Sutopo kepada Kontan.co.id, Selasa (23/4). 

Meski begitu, dia memprediksi, harga emas Antam kemungkinan bisa menurun terbatas ke kisaran Rp 1.340.000 per gram, dalam waktu dekat ini karena beberapa penjualan yang dilakukan investor.

Namun menurutnya, penurunan harga emas Antam ini hanya bersifat sementara. Dia memprediksi harga emas akan kembali naik, sehingga harga emas Antam juga turut naik. 

Lebih lanjut, Sutopo menjelaskan harga emas dunia terus tertekan akibat pernyataan tegas beberapa pejabat Federal Reserve. Di mana, mereka menegaskan kembali kemungkinan mempertahankan kenaikan suku bunga dalam jangka waktu yang lama untuk mengendalikan inflasi. 

“Suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik aset yang tidak berbunga seperti emas,” kata dia. 

Dia pun memprediksi harga emas internasional atau dunia pada akhir kuartal II-2024 akan mencapai US$ 2.273 per ons troi. Sedangkan untuk akhir tahun 2024, diprediksi akan berada di US$ 2.341-US$ 2.500 per ons troi. 

Baca Juga: Harga Emas Spot Sentuh Level Terendah 2,5 Minggu pada Selasa (23/4) Sore

"Sentimen dari proyeksi tersebut yakni, seiring akan dimulainya siklus pemangkasan suku bunga oleh bank sentral dunia," kata Sutopo. 

Sementara untuk harga emas Antam, dia memprediksi kemungkinan akan kembali stabil dan berada di kisaran Rp 1.302.000 per gram untuk semester II-2024, dan pada akhir tahun diproyeksi akan berada di level Rp 1.300.000 hingga Rp 1.388.000 per gram. 

“Penurunan selama 2 hari ini bukan sebagai tren turun, hanya koreksi yang bersifat sementara. Namun proyeksi pekan depan jika tidak ada sentimen, koreksi ke Rp 1.3000 per gram mungkin dapat terjadi,” imbuhnya. 

Namun, dia menegaskan perkiraan tersebut tentu saja akan berubah seiring dengan penguatan dan pelemahan kurs yang berjalan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi