KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas global dan Antam tengah mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir. Melansir Trading Economics Kamis (11/6) pukul 13.30 WIB, harga emas ada di level US$ 4.087 per ons troi. Ini sudah turun 13,31% dalam sebulan dan 5,38%
year to date (ytd) Harga emas batangan bersertifikat Antam keluaran Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) anjlok pada Kamis (11/6/2026).
Baca Juga: Citra Borneo (CBUT) Operasikan Pabrik Baru Juli 2026, Siap Raih Cuan Program B50 Mengutip situs Logam Mulia pagi tadi, harga pecahan satu gram emas Antam berada di Rp 2.689.000. Harga emas Antam itu anjlok Rp 24.000 jika dibandingkan dengan harga pada Rabu (10/6/2026) yang berada di level Rp 2.713.000 per gram.
Chief Analyst Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan, prospek emas sebagai safe haven masih melekat. Namun, secara teknikal, koreksi sedang menguji level psikologis US$ 4.000 per ons troi dan berpotensi mencapai US$ 3.800 per ons troi. “Emas masih berpotensi rebound kembali di atas level US$ 5.000 per ons troi tahun 2026,” ujarnya kepada Kontan, Kamis (11/6/2026). Untuk investor jangka pendek yang lebih mengacu pada analisa teknikal, harga emas saat ini masih bearish dengan potensi down side hingga 5%. “Sedangkan untuk investor jangka panjang, investor masih bisa kembali mengakumulasi,” paparnya.
Lukman memproyeksikan harga emas global ada di level US$ 3.800 - US$ 4.200 per ons troi di akhir semester I 2026. Di periode yang sama, harga emas Antam diproyeksikan ada di Rp 2,57 juta - Rp 2,85 juta. Sementara, harga emas global diproyeksikan ada di level US$ 5.100 - US$ 5.300 per ons troi di akhir 2026. Untuk emas Antam, harganya diproyeksikan ada di level Rp 3,4 juta - Rp 3,6 juta hingga akhir tahun ini.
Baca Juga: Gelar RUPS, Bukalapak (BUKA) Rombak Jajaran Pengurus Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News