Harga Emas Bergerak Tipis di Atas US$ 1.700 Setelah Turun 5 Pekan Beruntun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas turun tipis di awal perdagangan. Harga logam mulai masih bertahan di atas level US$ 1.700 per ons troi setelah turun dalam lima pekan berturut-turut. Harga emas ini mencapai level terendah sejak April 2021 atau dalam 15 bulan terakhir.

Senin (18/7) pukul 7.56 WIB, harga emas spot turun ke US$ 1.708,05 per ons troi dan mulai merangkak naik dari posisi akhir pekan lalu US$ 1.708,17 per ons troi. Harga emas spot mengakumulasi penurunan 8,73% dalam lima pekan terakhir, reli mingguan paling lama dalam empat tahun terakhir. 

Sedangkan harga emas kontrak Agustus 2022 di Commodity Exchange pagi ini menguat ke US$ 1.706 per ons troi dari posisi pekan lalu US$ 1.703,60 per ons troi. Akumulasi penurunan harga emas berjangka ini mencapai 9,04% dalam lima pekan.


Baca Juga: 7 Prinsip Warren Buffett yang Harus Diingat saat Pasar Bergerak Volatil

Penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menjadi pemberat utama harga emas dalam sebulan terakhir. Indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia berada di 107,95 pada pagi ini. 

Penguatan indeks dolar pagi ini sedikit mereda setelah pekan lalu berada di 108,06. Investor lebih memilih dolar sebagai safe haven di tengah pengetatan kebijakan moneter bank sentral lewat kenaikan suku bunga.

Federal Reserve diperkirakan kembali menaikkan suku bunga acuan 75 basis points pada rapat pekan terakhir Juli. Data penjualan retail bulan Juni yang lebih tinggi ketimbang ekspektasi menjadi landasan bahwa ekonomi AS masih tahan banting meski ada kenaikan suku bunga di tahun ini.

Baca Juga: Memilih Aset Investasi Aman Alias Safe Haven di Tengah Lonjakan Inflasi AS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati