KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak volatil di tengah tarik-menarik sentimen global. Penurunan harga minyak dan kuatnya permintaan dari China menjadi penopang, sementara kenaikan yield Treasury Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih membatasi penguatan emas. Berdasarkan Trading Economics, Rabu (23/9/2026) pukul 16.30 WIB, harga emas spot berada di US$ 4.319 per ons troi, turun 1,03% secara harian. Namun, harga masih naik 1,24% dalam sepekan dan terkoreksi 7,21% dalam sebulan. Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, prospek emas masih cukup positif meski volatilitas tetap tinggi. Harga yang bertahan di atas US$ 4.300 menunjukkan minat beli masih cukup kuat setelah koreksi sebelumnya.
Harga Emas Bertahan di Atas US$ 4.300, Begini Prospeknya hingga Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak volatil di tengah tarik-menarik sentimen global. Penurunan harga minyak dan kuatnya permintaan dari China menjadi penopang, sementara kenaikan yield Treasury Amerika Serikat (AS) dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed masih membatasi penguatan emas. Berdasarkan Trading Economics, Rabu (23/9/2026) pukul 16.30 WIB, harga emas spot berada di US$ 4.319 per ons troi, turun 1,03% secara harian. Namun, harga masih naik 1,24% dalam sepekan dan terkoreksi 7,21% dalam sebulan. Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan, prospek emas masih cukup positif meski volatilitas tetap tinggi. Harga yang bertahan di atas US$ 4.300 menunjukkan minat beli masih cukup kuat setelah koreksi sebelumnya.