Harga Emas Cetak Rekor Baru, Tembus ke Atas US$ 4.800 untuk Pertama Kalinya!



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas melonjak ke rekor baru usai tembus ke atas US$ 4.800 per ons troi, didorong oleh permintaan safe haven dan dolar Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah karena ketegangan geopolitik meningkat setelah AS dan sekutu NATO-nya mengancam akan mengambil tindakan atas upaya pengambilalihan Greenland oleh Presiden Donald Trump.

Kamis (21/1/2026) pukul 09.55 WIB, harga emas spot melonjak 1,4% ke US$ 4.830,28 per ons troi, setelah mencapai puncak rekor $4.836,24 sebelumnya dalam sesi tersebut.

Sejalan, harga emas berjangka untuk pengiriman Februari 2026 juga naik 1.4% menjadi US$ 4.833,4 per ons.


Penguatan emas terjadi setelah pada hari Selasa (20/1/2026), Trump mengatakan "tidak ada jalan mundur" pada tujuannya untuk mengendalikan Greenland, menolak untuk mengesampingkan kemungkinan merebut pulau Arktik itu dengan kekerasan dan mengecam sekutu NATO.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Risiko Penghentian Produksi Kazakhztan Mereda

Namun, ia kemudian mengatakan, "Kita akan mencari solusi yang akan membuat NATO sangat senang dan kita juga akan sangat senang."

Sementara itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Eropa tidak akan menyerah kepada para pengganggu atau diintimidasi, dalam kritik pedas terhadap ancaman Trump tentang tarif tinggi di Davos jika Eropa tidak membiarkannya mengambil alih Greenland.

Turut menopang pergerakan emas, dolar AS yang melemah mendekati level terendah tiga minggu terhadap euro dan franc Swiss setelah ancaman Gedung Putih terkait Greenland memicu aksi jual besar-besaran aset AS, mulai dari mata uang hingga saham Wall Street dan obligasi pemerintah.

Dolar AS yang lebih lemah membuat logam mulia yang dihargai dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi pembeli luar negeri.

Dalam pertempuran atas upaya Trump untuk memecat Gubernur Federal Reserve Lisa Cook yang akan dibawa ke Mahkamah Agung AS pada hari Rabu, para hakim mungkin akan fokus pada penggunaan media sosial oleh presiden untuk melaksanakan tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini.

Secara umum, The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27-28 Januari meskipun ada seruan Trump untuk pemotongan suku bunga. Emas, yang tidak menghasilkan bunga, biasanya berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah.

Baca Juga: Sempat Tertunda, TEPCO Akan Hidupkan Kembali Pembangkit Listrik Nuklir Kashiwazaki

Pada sesi ini, harga perak spot juga naik 0,1% menjadi US$ 94,68 per ons troi, setelah mencapai rekor tertinggi US$ 95,87 per ons troi pada hari Selasa.

Sejalan, harga platinum spot naik 0,9% menjadi US$ 2.485,50 per ons troi setelah mencapai rekor US$ 2.511,80 per ons troi sebelumnya pada hari itu. Sementara, harga paladium menguat 0,4% menjadi US$ 1.873,18 per ons troi.

Selanjutnya: 6 Drakor Penyamaran Terbaik, Siap Ungkap Misteri dan Teka-Teki?

Menarik Dibaca: 6 Drakor Penyamaran Terbaik, Siap Ungkap Misteri dan Teka-Teki?