KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga emas dan perak naik pada Rabu (11/2/2026) karena dolar AS dan imbal hasil US Treasury turun setelah data menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel Amerika Serikat (AS) pada Desember 2025 turun. Ini menandakan ekonomi AS melambat menjelang data pekerjaan penting AS yang akan dirilis kemudian hari. Rabu (11/2/2026), harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 5.056,82 per ons pada pukul 0648 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 1% menjadi US$ 5.080,90 per ons. Harga spot perak naik 2,2% menjadi US$ 82,44 per ons, setelah turun lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. "Imbal hasil yang lebih rendah jelas mendukung harga emas hari ini... Setelah angka penjualan ritel yang lemah, ada ekspektasi bahwa mungkin, pemotongan suku bunga lebih lanjut dan lebih dalam mungkin diperlukan lebih segera daripada yang diperkirakan sebelumnya," kata analis pasar senior Capital.com, Kyle Rodda seperti dikutip Reuters.
Harga Emas dan Perak Naik, Terangkat Dolar AS yang Turun
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga emas dan perak naik pada Rabu (11/2/2026) karena dolar AS dan imbal hasil US Treasury turun setelah data menunjukkan pertumbuhan penjualan ritel Amerika Serikat (AS) pada Desember 2025 turun. Ini menandakan ekonomi AS melambat menjelang data pekerjaan penting AS yang akan dirilis kemudian hari. Rabu (11/2/2026), harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 5.056,82 per ons pada pukul 0648 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April naik 1% menjadi US$ 5.080,90 per ons. Harga spot perak naik 2,2% menjadi US$ 82,44 per ons, setelah turun lebih dari 3% pada sesi sebelumnya. "Imbal hasil yang lebih rendah jelas mendukung harga emas hari ini... Setelah angka penjualan ritel yang lemah, ada ekspektasi bahwa mungkin, pemotongan suku bunga lebih lanjut dan lebih dalam mungkin diperlukan lebih segera daripada yang diperkirakan sebelumnya," kata analis pasar senior Capital.com, Kyle Rodda seperti dikutip Reuters.