Harga emas dan tembaga terdongkrak momen Obama



SINGAPURA. Harga emas dan tembaga menanjak begitu kabar kemenangan Barrack Obama tersiar. Sementara harga minyak masih menurun namun lebih rendah dibandingkan penurunan semalam.

Harga spot emas menguat 0,6% ke US$ 1.726,57 per ons troi, Pada pukul 13.15 di Singapura, harga emas spot itu stabil di US$ 1.724,65. Sedangkan harga emas berjangka untuk pengiriman Desember naik 0,43% ke US$ 1.722,4 per ons troi.

Di saat yang sama, harga tembaga melesat 1,3% ke US$ 7.798 per metrik ton di London.


Adapun harga minyak mentah light sweet di bursa NYMEX untuk pengiriman Desember melemah 0,46% ke US$ 88,3 per barel.

“Pasar komoditas tambahknya menyambut proyeksi kemenangan Obama dan sebagian besar dikaitkan ke dolar,” kata Nick Trevethan, Senior Commodities Strategist Australian & New Zealand Banking Group Ltd.

Indeks dollar, yang menjadi acuan nilai tukar dolar AS terhadap 6 mata uang, melemah 0,3% pada level 80,34.  Harga komoditas yang dinilai dalam dolar AS biasanya bergerak berlawanan dengan mata uang AS itu.

Meski terpilihnya Obama membawa sentimen positif, investor juga mesti mencermati peristiwa-peristiwa besar lainnya yang terjadi dalam waktu dekat ini.

“Masih ada perisitiwa berisiko di luar, seperti keputusan kebijakan ketat Yunani, pergantian kepemimpinan di China yang prosesnya dimulai besok, dan data ekonomi China di akhir pekan,” ujarnya.

Terlebih lagi, kita masih belum tahu bagaimana Obama dan pemerintahan baru akan mengatasi masalah kenaikan pajak dan pemangkasan anggaran AS (fiscal cliff) senilai US$ 600 juta. Sebab, ia harus berhadapan dengan kongres AS yang terpecah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: