KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas dunia masih menghadapi tekanan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, ketegangan geopolitik serta permintaan dari bank sentral masih menjadi sentimen yang dapat menopang pergerakan emas. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di perdagangan spot ditutup pada US$ 4.349 per ons troi pada Jumat (11/9/2026). Harga tersebut naik 0,72% secara harian. Analis Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar emas. Peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve sebesar 25 basis poin dalam pertemuan mendatang meningkat menjadi 85%, dari sebelumnya sekitar 70%.
Harga Emas Dunia Dibayangi Kenaikan Bunga The Fed, Simak Proyeksinya Pekan Depan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas dunia masih menghadapi tekanan dari ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS). Di sisi lain, ketegangan geopolitik serta permintaan dari bank sentral masih menjadi sentimen yang dapat menopang pergerakan emas. Berdasarkan data Bloomberg, harga emas di perdagangan spot ditutup pada US$ 4.349 per ons troi pada Jumat (11/9/2026). Harga tersebut naik 0,72% secara harian. Analis Mata Uang & Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, ekspektasi pasar terhadap kebijakan moneter AS menjadi salah satu perhatian utama pelaku pasar emas. Peluang kenaikan suku bunga The Federal Reserve sebesar 25 basis poin dalam pertemuan mendatang meningkat menjadi 85%, dari sebelumnya sekitar 70%.