Harga Emas Dunia Merugi Seminggu Ini, Emas Antam Melorot Rp 14.000



MOMSMONEY.ID - Harga emas dunia masih mencoba memantul hari ini, setelah kemarin melorot. Performa logam mulia pekan ini menuju penurunan untuk pertama kalinya dalam empat pekan terakhir.

Mengutip Bloomberg, Jumat (15/3) hingga pukul 14.21 WIB, emas spot diperdagangkan seharga US$ 2.167,88 per troi ons, naik tipis US$ 5,69 atau 0,26% dibandingkan penutupan sesi Kamis. Kemarin, emas spot ditutup turun sampai 0,56%.

Indikator inflasi di AS yang jauh melebihi perkiraan, menurunkan harapan Federal Reserves (Fed) memangkas suku bunga sebelum Juni. Pemicunya, data Indeks Harga Produsen (PPI) AS jauh melebihi perkiraan. Angka PPI pada Februari naik 1,6% secara tahunan, melanjutkan kenaikan pada bulan sebelumnya sebesar 0,9%. Padahal ekspektasi pasar hanya 1,1%. Secara bulanan, PPI inti juga naik 0,3%, dibandingkan perkiraan analis sebesar 0,2%. 


Data ini mengindikasikan inflasi di negara Uncle Sam kemungkinan akan tetap tinggi, sehingga memaksa Fed mempertahankan suku bunga pada tingkat saat ini lebih lama, dan menghilangkan harapan penurunan suku bunga lebih awal.

Baca Juga: Harga Emas Dunia Turun Tipis Setelah Reli 9 Hari, Antisipasi Inflasi AS

Kini, pasar swap mengindikasikan probabilitas Fed memangkas bunga pada Juni turun menjadi hanya 55%, dari perkiraan pekan lalu sebesar 67%. Pada FOMC Meeting 19-20 Maret nanti, Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap. Akibatnya, yield US Treasury dan dollar AS naik. Keduanya negatif bagi emas yang diperdagangkan dalam USD dan tidak menghasilkan bunga.

Penurunan harga kemarin telah menggiring harga emas seminggu ini merugi 0,51%. Ini penurunan mingguan yang pertama kalinya dalam empat minggu terakhir.

Meski begitu, harga emas masih di dekat rekor all time high yang hampir mencapai US$ 2.200 per troi ons. Lompatan harga emas didukung peningkatan pembelian oleh China dan bank sentral dunia, yang didorong tensi geopilitik di Timur Tengah dan Ukraina, serta kekhawatiran koreksi pasar saham AS dan pemilihan presiden AS.

Baca Juga: Harga Emas Antam Turun Rp 9.000 Hari Ini 15 Maret

Tak heran, harga emas di dalam negeri melorot. Melansir logammulia.com, hari ini, harga emas Antam pecahan 1 gram turun Rp 9.000 menjadi Rp 1,194 juta. Dus, selama lima hari terakhir, harga emas Antam terakumulasi turun sebesar Rp 14.000.

Sehingga, harga beli kembali atawa buyback emas Antam pada hari ini turut melemah Rp 9.000 menjadi Rp 1,086 juta per gram. Ini adalah acuan harga apabila Moms menjual emas Antam hari ini.

Harga emas berisiko turun lagi besok, apabila harga emas dunia gagal ditutup memantul pada sesi hari ini.

Tim Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange (ICDX) dalam Gold Daily Newsletter, Jumat (15/3), memperkirakan support harga emas spot beralih ke area US$ 2.152 dan resistance terdekat  di area US$ 2.171 per troi ons. 

Adapun support terjauhnya di area US$ 2.145 hingga US$ 2.016, sementara resistance terjauh di area US$ 2.177 hingga US$ 2.193 per troi ons.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini