KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak dalam fase konsolidasi di tengah tarik-menarik sentimen global. Penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Federal Reserve (The Fed) yang lebih ketat menjadi penekan, sementara penurunan harga minyak dan yield Treasury Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan. Berdasarkan Trading Economics, Rabu (23/9/2026) pukul 17.20 WIB, harga emas spot berada di US$ 4.316 per ons troi, turun 1,10% secara harian. Namun, harga masih naik 1,07% dalam sepekan dan turun 7,37% dalam sebulan. Analis PT Finex Bisnis Solusi Futures, Brahmantya Himawan mengatakan, emas masih memiliki peluang rebound, meski belum sepenuhnya kembali dalam tren bullish. Penguatan dolar AS menjadi salah satu hambatan utama karena membuat emas relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.
Harga Emas Masih Konsolidasi, Dolar AS Jadi Penghambat Utama
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas masih bergerak dalam fase konsolidasi di tengah tarik-menarik sentimen global. Penguatan dolar AS dan ekspektasi kebijakan The Federal Reserve (The Fed) yang lebih ketat menjadi penekan, sementara penurunan harga minyak dan yield Treasury Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan. Berdasarkan Trading Economics, Rabu (23/9/2026) pukul 17.20 WIB, harga emas spot berada di US$ 4.316 per ons troi, turun 1,10% secara harian. Namun, harga masih naik 1,07% dalam sepekan dan turun 7,37% dalam sebulan. Analis PT Finex Bisnis Solusi Futures, Brahmantya Himawan mengatakan, emas masih memiliki peluang rebound, meski belum sepenuhnya kembali dalam tren bullish. Penguatan dolar AS menjadi salah satu hambatan utama karena membuat emas relatif lebih mahal bagi investor yang menggunakan mata uang lain.