Harga Emas Melemah, Pasar Menanti Sinyal Hasil Pertemuan Bank Sentral



KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin (27/4/2026). Ini terjadi seiring belum adanya kemajuan diplomatik untuk mengakhiri konflik Iran yang terus menjaga harga minyak dan kekhawatiran inflasi tetap tinggi.

Pelaku pasar kini mengalihkan perhatian ke sejumlah pertemuan penting bank sentral pekan ini untuk mendapatkan gambaran dampak ekonomi dari konflik tersebut.

Harga emas spot tercatat turun 0,2% menjadi US$ 4.698,27 per ons troi pada pukul 20.28 WIB. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni melemah 0,4% ke level US$ 4.722,60 per ons troi.


Analis independen Ross Norman mengatakan ketegangan geopolitik masih berlangsung, meskipun tidak dalam level tertinggi. Ia menambahkan bahwa ekspektasi inflasi yang tinggi akibat lonjakan harga minyak serta volatilitas harga yang besar membuat sebagian investor Barat cenderung menjauh dari pasar.

Baca Juga: Thailand Garap Proyek Land Bridge, Tantang Dominasi Selat Malaka

Upaya menjembatani perbedaan antara Washington dan Teheran masih berlangsung, menurut sumber mediasi dari Pakistan. Hal ini terjadi meskipun belum ada diplomasi tatap muka setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusannya dan menyatakan Iran dapat menghubungi jika ingin mencapai kesepakatan.

Harga minyak Brent melonjak melampaui US$ 105 per barel, mencapai level tertinggi dalam tiga pekan. Kenaikan ini dipicu oleh penutupan sebagian Selat Hormuz, jalur penting yang biasanya dilalui sekitar seperlima pengiriman energi dunia, sehingga menekan pasokan global.

Perang antara AS dan Israel melawan Iran telah mendorong lonjakan harga minyak, memicu kekhawatiran inflasi, dan meningkatkan kemungkinan suku bunga tetap tinggi lebih lama. Meskipun emas dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga tinggi cenderung mengurangi daya tarik aset tersebut karena tidak memberikan imbal hasil.

Investor kini juga menanti serangkaian pertemuan bank sentral besar pekan ini untuk mencari petunjuk mengenai penilaian pembuat kebijakan terhadap dampak konflik terhadap ekonomi global serta arah kebijakan suku bunga.

Pejabat Federal Reserve akan menggelar pertemuan di Washington yang kemungkinan menjadi rapat terakhir bagi Ketua The Fed, Jerome Powell. Bank sentral tersebut dijadwalkan merilis pernyataan kebijakan pada Rabu pukul 01.00 WIB, dilanjutkan konferensi pers oleh Powell.

Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 0,3% menjadi US$ 75,42 per ons, platinum merosot 1,2% ke US$ 1.986,85, dan paladium melemah 1,5% ke US$ 1.473,61 per ons.

Baca Juga: Harga Emas Melemah, Dolar Menguat dan Ketegangan AS-Iran Tekan Pasar