Harga Emas Melesat, Masih Buka Peluang Bertahan di Level Tinggi pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas batangan kembali mencatat lonjakan tajam. Pun, prospek harga emas global diperkirakan masih akan menguat signifikan sepanjang 2026.

Untuk diketahui, harga emas Antam PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) pada Kamis (29/1/2026) melonjak signifikan hingga Rp 165.000 per gram dalam satu hari.

Di sisi lain, harga emas dunia mengutip Trading Economics pukul 17.05 WIB, harga emas di pasar spot menyentuh US$ 5.510,03 atau naik 97,06% YoY.


Research and Development ICDX, Taufan Dimas Hareva menilai, lonjakan harga emas kali ini dipicu kombinasi faktor eksternal dan domestik, dengan katalis utama berasal dari Amerika Serikat (AS). 

Dari sisi global, pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang kembali turun ke area 96 menjadi pemicu utama menguatnya harga emas.

Baca Juga: Harga Emas Meroket, Berpotensi Sentuh Rp4,2 Juta pada 2026

“Pelemahan dolar mencerminkan menurunnya kepercayaan pasar terhadap aset berbasis dolar, seiring meningkatnya ketidakpastian arah kebijakan moneter The Fed pasca FOMC,” ujar Taufan kepada Kontan, Kamis (29/1/2026).

Meski The Fed masih menahan suku bunga acuan, pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell yang menegaskan pendekatan data dependent serta membuka ruang pelonggaran lanjutan pada 2026 membuat pasar kembali mengantisipasi fase penurunan suku bunga AS. 

Ekspektasi tersebut langsung mendorong minat terhadap emas.

Selain itu, kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed, tekanan politik menjelang pergantian pimpinan bank sentral AS, hingga risiko fiskal seperti potensi government shutdown turut memperkuat permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

Dari dalam negeri, transmisi kenaikan harga emas global ke harga emas Antam semakin terasa akibat volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. 

Pelemahan rupiah juga membuat konversi harga emas global ke rupiah menjadi lebih mahal, sehingga mendorong lonjakan harga logam mulia domestik.

Baca Juga: Harga Emas Antam Rekor Naik Rp 165.000 Menjadi Rp 3.168.000 Per Gram, Kamis (29/1)

Ke depan, Taufan menilai tren harga emas masih berpeluang bertahan dalam fase bullish, terutama selama pelemahan dolar AS dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter The Fed tetap mendominasi sentimen pasar.

“Pasar global saat ini menilai siklus suku bunga tinggi AS sudah berada di fase akhir. Di sisi lain, ketidakpastian geopolitik dan politik AS masih cukup tinggi, sehingga emas tetap menarik sebagai safe haven,” jelasnya.

Namun demikian, potensi koreksi harga emas tetap terbuka sepanjang 2026. Koreksi bisa terjadi jika inflasi AS kembali meningkat atau data ekonomi AS menunjukkan penguatan signifikan yang memaksa The Fed menunda penurunan suku bunga. 

Selain itu, aksi ambil untung juga berpotensi menekan harga emas secara teknikal, mengingat kenaikannya sudah cukup tajam.

Meski begitu, Taufan menilai koreksi tersebut cenderung bersifat terbatas dan lebih mengarah pada fase konsolidasi, bukan pembalikan tren jangka menengah.

Baca Juga: Harga Emas Antam Melonjak Rp 35.000 Menjadi Rp 3.003.000 Per Gram, Rabu (28/1) Sore

Di tengah harga emas yang sudah berada di level tinggi, emas tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi portofolio. Namun, strategi investasi perlu disesuaikan.

“Pendekatannya bukan lagi mengejar capital gain jangka pendek, melainkan memanfaatkan emas sebagai pelindung nilai terhadap risiko global, depresiasi mata uang, dan ketidakpastian kebijakan AS,” kata Taufan.

Investor disarankan menerapkan strategi buy on weakness atau pembelian bertahap (dollar cost averaging) guna mengurangi risiko volatilitas jangka pendek. 

Dengan berbagai katalis di atas, pada kuartal I 2026 emas batangan Logan Mulia diperkirakan bergerak di kisaran Rp 2.950.000 hingga Rp 3.250.000 per gram.

“Jika tekanan terhadap dolar AS berlanjut dan ketidakpastian global meningkat, peluang harga emas bertahan di sisi atas rentang proyeksi akan semakin besar,” pungkas Taufan.

Baca Juga: Harga Emas Hampir Sentuh US$ 5.400 per Ons, Reli Kian Kuat di Tengah Ketidakpastian

Selanjutnya: Peringatan Dini Cuaca Besok (30/1), Hujan Amat Deras Guyur Provinsi Ini

Menarik Dibaca: Peringatan Dini Cuaca Besok (30/1), Hujan Amat Deras Guyur Provinsi Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News