Harga Emas Melonjak 1% di Siang Ini: Cek Pemicu Kenaikan di Tengah Gejolak Global



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas naik 1% karena investor berbondong-bondong membeli logam safe-haven ini selama perdagangan Asia, mempertimbangkan ketidakpastian atas tarif AS setelah putusan Mahkamah Agung AS yang membatalkan sejumlah besar kebijakan. “Terkait langkah-langkah Presiden Donald Trump.”

Rabu (25/2/2026) pukul 13.00 WIB, harga emas  spot berada di US$ 5.198 per ons troi. Emas batangan mengakhiri sesi sebelumnya dengan penurunan lebih dari 1%, karena investor mengunci keuntungan setelah emas mencapai level tertinggi tiga minggu sebelumnya pada hari itu.

Sejalan, harga emas untuk kontrak pengiriman April 2026 naik 0,8% menjadi US$ 5.217,3 per ons troi.


“Kembalinya pasar China, bersamaan dengan meningkatnya ketidakpastian kebijakan di Amerika Serikat, mempertahankan daya tarik emas dan, sampai batas tertentu, perak juga,” kata Kyle Rodda, analis pasar senior di Capital.com.

Baca Juga: Anggota DPR AS, Al Green, Protes Traump Soal Video Rasis Berujung Diusir

Amerika Serikat mulai memberlakukan tarif impor global sementara sebesar 10% pada hari Selasa, tetapi Washington sedang berupaya menaikkannya menjadi 15%, kata seorang pejabat Gedung Putih, yang menimbulkan kebingungan mengenai kebijakan tarif Trump setelah kekalahan Mahkamah Agung pekan lalu.

Sementara itu, dua pejabat Federal Reserve AS mengisyaratkan tidak ada keinginan dalam waktu dekat untuk mengubah kebijakan suku bunga bank sentral.

Pasar saat ini memperkirakan tiga kali penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin tahun ini, menurut FedWatch Tool dari CME.

"Masih ada ruang yang cukup untuk kenaikan lebih lanjut bagi emas di sini, terutama jika semua hal yang mendorong harga emas lebih tinggi, seperti kebijakan fiskal, perdagangan, dan kebijakan luar negeri AS, terus berlanjut," tambah Rodda.

Trump secara singkat menguraikan alasan kemungkinan serangan terhadap Iran selama pidato kenegaraannya di Kongres pada hari Selasa, dengan mengatakan bahwa ia tidak akan mengizinkan negara itu untuk memperoleh senjata nuklir.

Pernyataan tersebut muncul ketika Iran semakin mendekati kesepakatan dengan China untuk membeli rudal jelajah anti-kapal, menurut enam orang yang mengetahui negosiasi tersebut. Iran dan AS dijadwalkan untuk mengadakan putaran ketiga pembicaraan nuklir pada hari Kamis di Jenewa.

Baca Juga: Pidato Kenegaraan Trump Diwarnai Ketegangan dengan Mahkamah Agung AS

Di sisi lain, harga perak spot naik 3% menjadi US$ 89,92 per ons troi, tertinggi dalam tiga minggu.

Harga platinum spot juga menguat  3,6% menjadi US$ 2.244,85 per ons troi, titik tertinggi sejak 5 Februari, sementara paladium naik 2,4% ke level tertinggi tiga minggu di US$ 1.811,37 per ons 

Selanjutnya: Memasuki Ramadan, Tren Tabungan Masyarakat Kelas Menengah dan Bawah Masih Melemah

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 16-28 Februari 2026, Bumbu-Kornet Diskon hingga 50%