Harga Emas Mencoba Balik Arah Menuju US$ 2.300, Ini yang Ditunggu Pasar!



MOMSMONEY.ID - Setelah dua hari melemah, harga emas hari ini mencoba naik, jelang rilis serangkaian data ekonomi negara Uncle Sam pada pekan ini.

Mengutip data Bloomberg, Rabu (24/4) pukul 13.34 WIB, harga emas spot diperdagangkan di level US$ 2.327,98 per troi ons, naik 0,26% dari harga penutupan kemarin.

Harga emas spot bergerak mendekati US$ 2.300 per troi ons, setelah turun hampir 3% dalam dua sesi perdagangan sebelumnya, karena ketegangan di Timur Tengah mereda. 


Saat ini, pasar mengalihkan fokus pada data ekonomi AS, yang mungkin memberi lebih banyak petunjuk mengenai arah suku bunga Federal Reserves. Indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), ukuran inflasi pilihan The Fed, yang akan dirilis Jumat, diperkirakan menunjukkan bahwa harga tetap tinggi. Ini akan mendukung penundaan penurunan suku bunga, yang menjadi hambatan bagi laju emas.

Pasar swap sekarang memperkirakan peluang penurunan suku bunga bulan Juni hanya 16%. Beberapa trader di pasar suku bunga bahkan bertaruh bahwa The Fed tidak akan memotong suku bunga sama sekali di tahun ini.

Meski ada sinyal pemangkasan suku bunga The Fed akan tertunda, namun, harga emas masih naik sekitar 17% sejak pertengahan Februari lalu. Ini didukung adanya peningkatan permintaan terhadap safe haven di tengah risiko geopolitik, pembelian oleh bank sentral dan kenaikan tajam pembelian oleh investor ritel di China.

Baca Juga: Harga Emas Siang Ini Menukik Tajam, Investor Profit Taking!

Di sisi lain, Tim Riset Commodity and Derivative Exchange (ICDX) dalam Gold Daily Newsletter, Rabu, menilai bahwa data dari S&P Global mengenai index PMI menghidupkan kembali harapan penurunan suku bunga di kalangan investor. 

Perkiraan awal PMI Global S&P bulan April tidak sesuai ekspektasi pasar. PMI Manufaktur menyusut menjadi 49,9 dari 51,9 pada Maret, sedangkan PMI Jasa turun menjadi 50,9 dari 51,7. PMI Komposit 50,9, menurun dari 52,1 pada bulan sebelumnya. Rilis data ekonomi AS yang mengecewakan, dapat memengaruhi skenario bank sentral Amerika Serikat.

Data penting lainnya yang akan dirilis pekan ini adalah perkiraan pertama Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal I 2024. Diperkirakan PDB akan menunjukkan pertumbuhan ekonomi pada laju tahunan sebesar 2,5%.  

ICDX memperkirakan, harga emas bergerak dengan support saat ini beralih ke area US$ 2.264 dan resistance terdekat di area US$ 2.391 per troi ons. Adapun support terjauhnya di area US$ 2.247 hingga US$ 2.229, sementara resistance terjauhnya di area US$ 2.400 hingga area US$ 2.417 per troi ons.

Baca Juga: Masih Melorot, Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Hari Ini 24 April

Di dalam negeri, harga emas fisik besutan PT Antam Tbk menjauh dari rekor harga tertingginya. Mengutip logammulia.com, hari ini, harga emas Antam pecahan 1 gram dibanderol Rp 1,320 juta, turun Rp 5.000 dibandingkan kemarin.

Emas Antam sudah melorot sebesar Rp 27.000 dari rekor puncaknya yang mencapai Rp 1,347 juta pada 20 April lalu.

Adapun harga beli kembali alias buyback emas Antam stagnan di level Rp 1,218 juta per gram. Ini adalah acuan harga apabila Anda menjual kembali emas Antam pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini