JAKARTA. Sepakan lalu, harga emas menanjak terus. Dari Senin hingga Jumat (8/5), harga emas di pasar berjangka komoditas New York Mercantile Exchange (NYMEX) naik 3,01% menjadi US$ 914,9 per troy ounce. Kenaikan harga emas di pasar berjangka tersebut berjalan beriringan dengan kenaikan harga minyak mentah. Jumat, harga si emas hitam sempat menembus posisi US$ 58 per barel, sebelum berakhir di posisi US$ 56,5 per barel. Harga minyak pada penutupan pasar tersebut naik 3,62% ketimbang posisi sehari sebelumnya. Selain terseret minyak, Country Representative World Gold Council Leo Hadi Loe berpendapat, kenaikan harga emas antara lain merupakan reaksi terhadap hasil stress test perbankan Amerika Serikat (AS). Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar bank di AS masih bermasalah.
Harga Emas Naik Lagi Gara-Gara Minyak
JAKARTA. Sepakan lalu, harga emas menanjak terus. Dari Senin hingga Jumat (8/5), harga emas di pasar berjangka komoditas New York Mercantile Exchange (NYMEX) naik 3,01% menjadi US$ 914,9 per troy ounce. Kenaikan harga emas di pasar berjangka tersebut berjalan beriringan dengan kenaikan harga minyak mentah. Jumat, harga si emas hitam sempat menembus posisi US$ 58 per barel, sebelum berakhir di posisi US$ 56,5 per barel. Harga minyak pada penutupan pasar tersebut naik 3,62% ketimbang posisi sehari sebelumnya. Selain terseret minyak, Country Representative World Gold Council Leo Hadi Loe berpendapat, kenaikan harga emas antara lain merupakan reaksi terhadap hasil stress test perbankan Amerika Serikat (AS). Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar bank di AS masih bermasalah.