Harga Emas Naik Tipis Jelang Tengah Hari Ini, Ditopang Harga Minyak yang Tergelincir



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas naik tipis pada hari ini karena harga minyak tergelincir dan memberikan dukungan, sementara investor menilai peluang kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada akhir tahun ini dan mencari sinyal baru tentang arah kebijakan bank sentral Amerika Serikat (AS).

Senin (19/10/2026) pukul 10.30 WIB, harga emas spot naik 0,3% menjadi US$ 4.175,60 per ons troi. Sejalan, harga emas untuk kontrak pengiriman Desember 2026 naik 0,4% menjadi US$ 4.196,4 per ons troi.

"Harga emas menunjukkan kenaikan moderat di awal pekan. Logam mulia ini merespons positif terhadap penurunan harga minyak dari sudut pandang inflasi," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.


"Dalam jangka pendek, penurunan harga minyak yang lebih berkelanjutan atau penurunan imbal hasil yang lebih jelas akan menjadi katalis paling konstruktif (untuk emas), karena keduanya akan meredakan kekhawatiran inflasi dan suku bunga."

Baca Juga: Ekspor Menguat, Ekonomi China Tumbuh 4,5% pada Kuartal III-2026

Harga minyak turun pada hari Senin setelah Presiden AS Donald Trump mencabut sanksi dan tarif terhadap Rusia yang dapat menyebabkan peningkatan ekspor bahan bakar Rusia.

Sementara itu, harga impor AS meningkat lebih dari yang diperkirakan pada bulan September, didorong oleh biaya yang lebih tinggi untuk produk energi dan berbagai barang lainnya, bukti lebih lanjut dari meningkatnya tekanan inflasi seiring berlanjutnya konflik di Timur Tengah.

Para pelaku pasar kini menunggu pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengenai suku bunga AS dan data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) yang akan dirilis minggu depan. Bank sentral AS melacak ukuran harga PCE untuk target inflasi 2%.

Menurut FedWatch Tool dari CME, para pedagang memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 16% bulan ini dan peluang kenaikan sebesar 92% pada bulan Desember.

Meskipun emas biasanya dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil ini.

Di tempat lain, European Central Bank (ECB) kemungkinan akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin sekali lagi tahun ini untuk memerangi tekanan inflasi, kata Dana Moneter Internasional pada hari Jumat.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 0,9% menjadi US$ 57,54 per ons troi, platinum naik 0,7% menjadi US$ 1.642,29 per ons troi dan paladium naik 1,5% ke US$ 1.129,13 per ons troi