KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas kembali naik mendekati level US$ 5.100 pada hari Rabu (4/2/2026), didukung oleh permintaan aset safe-haven karena ketegangan geopolitik AS-Iran yang kembali meningkat menambah daya tarik emas batangan sehari setelah mencatatkan hari terbaiknya dalam lebih dari 17 tahun. Rabu (4/2/2026) pukul 15.15 WIB, harga emas spot naik 2,9% menjadi US$ 5.082,94 per ons troi, setelah melonjak hampir 6% pada hari Selasa (3/2/2026), kenaikan harian terbesar sejak November 2008. Di mana, harga emas batangan mencapai rekor tertinggi di posisi US$ 5.594,82 per ons troi pada Kamis (29/1/2026).
Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman April 2026 naik 3,4% menjadi US$ 5.103,50 per ons.
Baca Juga: AS dan Iran Akan Gelar Perundingan Nuklir di Oman di Tengah Ketegangan yang Meningkat Militer AS pada hari Selasa menembak jatuh sebuah drone Iran yang "secara agresif" mendekati kapal induk Abraham Lincoln di Laut Arab, kata militer AS. Harga emas kembali pulih dari titik terendah $4.403,24 yang dicapai pada hari Senin setelah aksi jual dua hari terbesar dalam beberapa dekade. "Setelah reli yang begitu tajam, koreksi diperkirakan akan terjadi, itu tidak mengejutkan — dan dengan harga emas yang kembali naik, fundamentalnya tidak banyak berubah," kata analis ANZ, Soni Kumari, menambahkan bahwa latar belakang geopolitik dan ekonomi sebagian besar tetap tidak berubah. Goldman Sachs mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka melihat risiko kenaikan yang signifikan terhadap perkiraan akhir tahun mereka sebesar $5.400 untuk emas karena bank sentral mempertahankan laju akumulasi mereka baru-baru ini bersamaan dengan investor swasta yang meningkatkan pembelian ETF emas. "Ke depannya... kami memperkirakan level $5.600 yang sama (untuk emas) pada akhir paruh pertama atau akhir April, sementara harga akan terus naik setelah itu dan target akhir tahun kami adalah US$ 6.000 per ons," kata Jigar Trivedi, analis riset senior di IndusInd Securities.
Baca Juga: India Bakal Diversifikasi Pasokan Energi, Usai Kesepakatan Terkait Impor Minyak Rusia Harga perak spot melesat 6,1% menjadi US$ 90,34 per ons troi. Harga perak menyentuh rekor tertinggi US$ 121,64 pada hari Kamis tetapi jatuh ke level terendah bulan ini di US$ 71,33 pada hari Senin setelah mencatat penurunan harga sesi tunggal terbesar sebesar 27% pada hari Jumat.
Pasar sekarang menunggu data penggajian swasta ADP untuk petunjuk lebih lanjut tentang jalur kebijakan Federal Reserve meskipun penutupan sebagian pemerintah AS telah menunda laporan ketenagakerjaan yang sangat dinantikan untuk bulan Januari. Spot platinum juga naik 5,6% menjadi US$ 2,334.25 per ons troi, sementara paladium menanjak 5,4% menjadi US$ 1,826.21 per ons troi.