Harga emas reli masuki hari keenam



JAKARTA. Meski tipis, kenaikan harga si kuning emas masih berlanjut. Pergerakan indeks dollar AS yang stagnan cukup memberikan tenaga bagi emas jaga kenaikan terbatasnya.

Mengutip Bloomberg, Rabu (4/1) pukul 14.46 WIB harga emas kontrak pengiriman Februari 2017 di Commodity Exchange merangkak naik 0,08% di level US$ 1.162,90 per ons troi dibanding hari sebelumnya.

Dukungan bagi harga emas datang dari harapan kenaikan permintaan dari Negeri Tirai Bambu jelang perayaan Imlek di akhir bulan ini. Tidak heran harga emas mengalami rally kenaikan harga dalam enam hari beruntun.


Sementara dilaporkan hingga pukul 15.05 WIB indeks dollar AS tergelincir 0,20% di level 103,00 dibanding hari sebelumnya. Tentunya ini memberikan angin segar bagi pergerakan harga emas.

“Kemungkinan besar kenaikan harga emas juga berkat dukungan mulai stabilnya portofolio pelaku pasar di awal tahun ini. Selain memang ada harapan yang berkaca dari pergerakan historis bahwa jelang Imlek, permintaan emas pasti meningkat,” tutur Madhavi Mehta, Analyst Kotak Commodity Services Pvt seperti dikutip dari Bloomberg.

Namun pergerakan terbatas emas datang dari laporan kepemilikan aset emas di Exchange Traded Funds (ETF) yang menukik 3,9 ton menjadi 1.772,5 ton per Selasa (3/1) kemarin. Selain itu sajian data AS yang terus mengkilap akan membebani pergerakan harga. Sebab hal tersebut akan menjaga peluang kenaikan suku bunga The Fed yang diproyeksikan bisa terjadi tiga kali tahun ini.

Menurut laporan RBC Capital Markets dalam laporannya Selasa (3/1) outlook emas lebih hati-hati sepanjang kuartal satu 2017 ini karena pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS diproyeksi akan mencapai target yang di ekspektasi pasar. Peluang kenaikan suku bunga The Fed yang agresif bisa membatasi pergerakan harga emas ke depannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News