Harga Emas Spot ke US$2.402,61 Senin (22/7) Siang, Dipicu Langkah Mundur Joe Biden



KONTAN.CO.ID - Harga emas naik tipis pada Senin (22/7), saat dolar melemah setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memutuskan untuk mundur dari pemilihan presiden 2024. Dengan investor beralih ke emas sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian politik dan pasar.

Melansir Reuters, harga spot emas naik 0,1% menjadi US$2.402,61 per ons troi pada pukul 07:58 GMT. Sementara harga emas berjangka AS naik 0,2% menjadi US$2.403,30.

“Prospek pemotongan suku bunga dan ketidakpastian politik di AS mendukung harga emas dan kondisi saat ini memungkinkan emas mencapai rekor tertinggi baru sebelum akhir 2024,” kata Kyle Rodda, analis pasar keuangan di Capital.com.


Dengan dolar melemah sebagai reaksi awal terhadap Biden yang meninggalkan pencalonan ulangnya, hal ini membuat emas lebih menarik bagi pembeli yang memegang mata uang lain, membuka jalan bagi Demokrat lain untuk menantang Donald Trump.

Baca Juga: Rincian Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Senin (22/07/2024) Stagnan

Saat menerima pencalonan dari Partai Republik pada Kamis, Trump mengulangi janjinya untuk memotong pajak perusahaan dan suku bunga.

Analis juga memperkirakan kepresidenan Trump akan memperburuk hubungan dagang, yang dapat menghasilkan tarif inflasi.

"Saya pikir ada proses yang hampir tak terhentikan untuk melepaskan hubungan antara AS dan China, ini hanya akan menjadi lebih parah atau mempercepat jika itu adalah kepresidenan Trump. Emas pasti akan mendapat manfaat dari meningkatnya ketegangan geopolitik," kata Rodda.

Harga emas mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar US$2.483,60 minggu lalu karena meningkatnya peluang pemotongan suku bunga AS tahun ini, dengan pasar memperkirakan kemungkinan 97% pemotongan pada bulan September, menurut CME FedWatch Tool.

Dalam hal data, fokus utama minggu ini akan tertuju pada angka pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS pada hari Jumat.

Baca Juga: Harga Emas Naik, Imbas Keputusan Joe Biden untuk Mundur dari Bursa Calon Presiden AS

Di tempat lain, Harga perak spot turun 0,7% menjadi US$29,05 setelah turun 5% minggu lalu.

“Prospek jangka panjang perak tetap mendukung di tengah beberapa tahun defisit pasokan struktural dan transisi energi,” kata Frank Watson, analis pasar di Kinesis Money.

Sedangkan, harga platinum turun 0,1% menjadi US$961,85 dan paladium naik 0,9% menjadi US$914,19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto