KONTAN.CO.ID - Harga emas menguat tipis pada perdagangan Kamis (30/7/2026), seiring pelaku pasar mencermati pernyataan Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh mengenai komitmen bank sentral Amerika Serikat (AS) dalam mengendalikan inflasi setelah mempertahankan suku bunga acuannya. Melansir
Reuters berdasarkan data perdagangan hingga pukul 01.03 GMT, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$ 4.080,38 per ons troi. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Agustus menguat 1,1% ke level US$ 4.078 per ons troi.
Baca Juga: Rusia vs Pavel Durov: Awal Mula Konflik Pendiri Telegram dengan Kremlin Keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga pada pertemuan kebijakan terbaru diwarnai perbedaan pandangan di internal bank sentral. Dalam konferensi pers usai rapat, Warsh kembali menegaskan komitmen The Fed untuk membawa inflasi kembali terkendali, namun tidak memberikan sinyal yang jelas mengenai arah kebijakan moneter berikutnya. Sikap tersebut membuat pelaku pasar masih menebak-nebak langkah The Fed pada pertemuan selanjutnya. Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan September kini diperkirakan sebesar 57%, turun dari sekitar 81% sebelum pengumuman hasil rapat The Fed. Investor juga menantikan rilis data
Personal Consumption Expenditures (PCE) Amerika Serikat periode Juni yang dijadwalkan terbit pada Kamis waktu setempat.
Baca Juga: Jepang Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi 2026, Harga Energi Jadi Beban Data inflasi yang menjadi acuan utama The Fed tersebut diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan suku bunga. Di sisi lain, pasar juga menantikan keputusan suku bunga dari Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ). Kedua bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga, sembari tetap mewaspadai tekanan inflasi yang dipicu meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.
Faktor geopolitik juga masih menjadi perhatian investor. Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey melaporkan sebuah pesawat nirawak (drone) menghantam kapal penyimpanan gas milik perusahaan AS di Pelabuhan Damietta, Mesir, yang berada di kawasan Laut Mediterania.
Baca Juga: BTS Boikot Grammy Awards 2027, Tolak Kategori Baru Musik Pop Asia Sementara itu, Presiden AS Donald Trump berjanji akan membalas serangan Iran yang terjadi semalam, sehingga meningkatkan kekhawatiran bahwa konflik di Timur Tengah dapat meluas ke kawasan lain. Logam mulia lainnya juga bergerak menguat. Harga perak spot naik 1% menjadi US$ 58,20 per ons troi, platinum bertambah 0,3% ke level US$ 1.616,84 per ons troi, sedangkan paladium menguat 1,9% menjadi US$ 1.270,50 per ons troi.