Harga Emas Spot Naik ke US$1.794,76 karena Melemahnya Dolar AS



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas naik pada hari Selasa (9/8) didukung oleh dolar yang lebih lemah. Sementara, pelaku pasar menunggu data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk isyarat tentang jalur pengetatan kebijakan Federal Reserve.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,4% menjadi US$1.794,76 per on stroi dan harga emas berjangka AS naik 0,4% menjadi US$1.811,40.

Greenback yang lebih lemah membuat emas lebih murah bagi pembeli luar negeri. Indeks dolar turun 0,3%.


Emas saat ini diuntungkan dari melemahnya dolar dan situasi Rusia-Ukraina. “Sementara fokusnya adalah pada apa yang terjadi dengan CPI pada hari Rabu,” kata Daniel Pavilonis, senior market strategist di RJO Futures.

Baca Juga: Tergelincir Siang Hari, Investor Menanti Data Inflasi AS

Laporan harga konsumen AS untuk bulan Juli akan dirilis pada Rabu pagi waktu setempat. Sebuah survei Federal Reserve New York menunjukkan pada hari Senin bahwa ekspektasi konsumen AS di mana inflasi akan berada dalam satu tahun dan tiga tahun turun tajam pada bulan Juli.

Akhir-akhir ini, emas menghadapi tekanan karena berbagai bank sentral telah menaikkan suku bunga untuk menjinakkan lonjakan inflasi.

Logam mulia dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian politik, tetapi tingkat yang lebih tinggi membuat emas batangan yang tidak menghasilkan kurang menarik.

"Angka inflasi yang lebih lemah besok, terutama di sisi inti, bisa menjadi katalis (untuk harga emas) untuk penembusan ke atas, sementara angka yang lebih kuat dapat membuat US$ 1.800 di luar jangkauan di masa mendatang," kata analis OANDA Craig Erlam.

Menjelang laporan inflasi, analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan inflasi tahunan turun menjadi 8,7% dari 9,1% pada Juni.

Sementara itu, Deputi Gubernur BoE Dave Ramsden mengatakan, Bank of England mungkin harus menaikkan suku bunga lebih lanjut untuk mengatasi tekanan inflasi.

Di tempat lain, harga perak spot turun 0,9% menjadi US$20,46 per ons troi, platinum turun 0,6% pada US$934,02, dan palladium naik lebih dari 1% menjadi US$2.255,54.

emas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto