Harga Emas Stabil di Pagi Ini, Investor Mempertimbangkan Risiko di Timur Tengah



KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas sebagian besar stabil pada awal perdagangan hari ini, karena investor mempertimbangkan dampak ekonomi dari meningkatnya ketegangan di Timur Tengah di tengah perundingan perdamaian yang terhenti antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. 

Selasa (5/5/2026) pukul 08.00 WIB, harga emas spot naik 0,2% menjadi US$ 4.528,99 per ons troi. Harga emas batangan ini turun lebih dari 2% ke level terendahnya sejak 31 Maret pada sesi sebelumnya. 

Sejalan, harga emas kontrak berjangka untuk pengiriman Juni 2026 naik 0,1% menjadi US$ 4.538,2 per ons troi. 


Sentimen bagi emas datang setelah AS dan Iran melancarkan serangan baru di Teluk pada hari Senin saat mereka berebut kendali atas Selat Hormuz dengan blokade maritim, mengguncang gencatan senjata yang rapuh. 

Baca Juga: Pasokan Minyak Menyusut, CEO Chevron Sebut Dampaknya Bisa Seperti Era 1970-an

Militer AS mengatakan bahwa mereka menghancurkan enam kapal kecil Iran dan mencegat rudal jelajah dan drone Iran saat Teheran berupaya menggagalkan upaya angkatan laut AS yang baru untuk membuka jalur pelayaran melalui Selat Hormuz. 

Di sisi lain, harga minyak mentah AS turun lebih dari 1% karena pasar mempertimbangkan dampak serangan Iran terhadap kapal-kapal di Selat Hormuz dan berita bahwa sebuah kapal berbendera AS yang dioperasikan oleh Maersk telah melintasi selat tersebut dengan didampingi oleh militer AS. 

Presiden Federal Reserve New York, John Williams, mengatakan pada hari Senin bahwa kebijakan moneter AS "berada pada posisi yang baik" untuk menghadapi tingkat ketidakpastian ekonomi yang tinggi yang dihasilkan oleh perang di Timur Tengah, dan ia menyatakan harapan bahwa setelah lonjakan inflasi saat ini mereda, bank sentral dapat kembali mengalihkan perhatiannya ke penurunan suku bunga. 

Presiden AS Donald Trump mengunggah di media sosial pada hari Senin bahwa suku bunga terlalu tinggi, setelah selama berbulan-bulan menyerukan penurunan suku bunga acuan. 

SPDR Gold Trust, dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) berbasis emas terbesar di dunia, mengatakan kepemilikannya tetap stabil di 1.040,66 metrik ton pada hari Jumat.