KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia bergerak stabil pada perdagangan Jumat (6/3/2026), setelah sempat turun lebih dari 1% pada sesi sebelumnya. Investor saat ini memilih menunggu dan mencermati dampak meluasnya konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian global. Melansir Reuters, harga emas spot tercatat bertahan di level US$5.076,09 per ons troi pada pukul 01.16 GMT. Sementara itu, kontrak emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman April naik tipis 0,1% menjadi US$5.084,50 per ons troi.
Baca Juga: Pendapatan Marvell Diproyeksikan Melonjak Berkat Boom AI, Saham Melonjak 15% Pergerakan emas juga dipengaruhi pelemahan dolar Amerika Serikat yang membuat logam mulia tersebut menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Konflik di Timur Tengah kini memasuki hari keenam. Iran melancarkan serangkaian serangan terhadap Israel, Uni Emirat Arab, dan Qatar sebagai respons atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel yang menargetkan sejumlah fasilitas di Iran. Menteri Pertahanan AS, Pete Hegseth, bersama Komandan Pasukan AS di Timur Tengah Brad Cooper menyatakan bahwa militer Amerika memiliki persediaan amunisi yang cukup untuk melanjutkan operasi militer dalam waktu lama. Kampanye militer Amerika Serikat dan Israel yang dimulai pada Sabtu lalu telah menghantam berbagai target di Iran dan memicu serangan balasan dari Teheran.
Baca Juga: Shell Teken Sejumlah Kesepakatan Minyak dan Gas dengan Venezuela Di sisi lain, harga energi global melonjak tajam karena konflik mengganggu pasokan dan jalur pengiriman minyak. Beberapa produsen energi utama di Timur Tengah bahkan dilaporkan memangkas produksi. Emas yang selama ini dikenal sebagai aset lindung nilai (safe haven) telah melonjak sekitar 18% sejak awal tahun dan mencatatkan serangkaian rekor harga tertinggi di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik dan ekonomi. Dari sisi data ekonomi, klaim pengangguran awal di Amerika Serikat tercatat tidak berubah pada pekan lalu, sementara jumlah pemutusan hubungan kerja turun tajam pada Februari.
Pasar kini memperkirakan bank sentral AS, Federal Reserve, akan mempertahankan suku bunga pada akhir rapat kebijakan dua hari yang dijadwalkan berakhir pada 18 Maret, berdasarkan alat pemantau FedWatch milik CME Group.
Baca Juga: Dolar AS Bersiap Catat Kenaikan Mingguan Terbesar dalam Setahun pada Jumat (6/3) Pelaku pasar juga menanti rilis laporan ketenagakerjaan AS untuk Februari yang dijadwalkan keluar pada Jumat waktu setempat. Sementara itu, harga logam mulia lainnya juga bergerak tipis. Perak spot naik 0,1% menjadi US$82,26 per ons troi, platinum naik 0,1% menjadi US$2.124,05 per ons troi, dan palladium melonjak 1,1% menjadi US$1.639,78 per ons troi.