Harga Emas Terkoreksi, Investor Menimbang Risiko Inflasi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini. Senin (21/9/2026), pukul 07.48 WIB, harga emas untuk pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 4.309,10 per ons troi, turun 0,36% dari akhir pekan lalu yang ada di US$ 4.424,90 per ons troi.

Harga emas terkoreksi tipis, namun stabil di kisaran US$ 4.300 an per ons troi, karena para pedagang mempertimbangkan risiko inflasi yang berkelanjutan dan arah suku bunga setelah kenaikan suku bunga The Fed.

Mengutip Bloomberg, beberapa pembuat kebijakan The Fed dijdawalkan akan berbicara secara terbuka pekan ini, setelah memutuskan untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan 15-16 September.


Baca Juga: Harga Minyak Terkoreksi pada Senin (21/9) Pagi

Pejabat Fed Minneapolis Neel Kashkari mengatakan bahwa inflasi tetap tinggi dan tekanannya telah meluas melampaui guncangan harga minyak akibat perang Iran.

"Inflasi yang dirasakan rakyat Amerika setiap hari jauh melampaui harga minyak. Inflasi terjadi di semua aspek ekonomi," katanya.

Kenaikan harga energi memperkuat spekulasi bahwa suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, dan ini memberi sentimen negatif bagi emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News