Harga Emas Turun, Cuan Investasi Setahun Masih Sangat Tipis Cuma 0,1%



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi emas dalam bentuk fisik atau emas batangan perlu kesabaran yang tinggi. Sebab perlu waktu jangka panjang untuk bisa mendapatkan cuan yang diharapkan. Investasi ini tampaknya paling pas hanya untuk lindung nilai agar harta tidak boncos tergerus inflasi.

Pada Selasa (2/1), harga emas batangan bersertifikat di Logam Mulia milik PT Aneka Tambang (ANTM) mengalami penurunan sebesar Rp 1.000 per gram. Harga yang sebelumnya Rp 1.130.000 per gram kini berada di angka Rp 1.129.000 per gram.
 
Tren fluktuasi harga emas terus berlanjut, menciptakan peluang bagi para investor untuk memantau pergerakan pasar. Meskipun terjadi penurunan, namun harga emas masih menunjukkan kestabilan yang menjanjikan.
 
Berikut adalah beberapa data terkait harga emas dan buyback serta potensi laba/rugi selama beberapa bulan terakhir:
 
Tanggal Harga Emas per gram Harga Buyback per gram (Hari ini) Potensi Laba/Rugi
 
Tanggal Pembelian Harga Emas per gram Harga Buyback per gram (Hari ini) Potensi Laba/Rugi
26 Desember 2023 Rp 1.132.000 Rp 1.027.000 -9.28% (rugi)
02 Desember 2023 Rp 1.130.000 Rp 1.027.000 -9.12% (rugi)
02 Oktober 2023 Rp 1.049.000 Rp 1.027.000 -2.10% (rugi)
02 Juli 2023 Rp 1.049.000 Rp 1.027.000 -2.10% (rugi)
02 April 2023 Rp 1.072.000 Rp 1.027.000 -4.20% (rugi)
02 Januari 2023 Rp 1.026.000 Rp 1.027.000 0.10% (untung)
02 Oktober 2022 Rp 943.000 Rp 1.027.000 8.91% (untung)
02 Juli 2022 Rp 991.000 Rp 1.027.000 3.63% (untung)
02 April 2022 Rp 985.000 Rp 1.027.000 4.26% (untung)
 
Meskipun harga beli kembali (buyback) turun Rp 1.000 per gram, selisih antara harga emas dan harga buyback tetap mencapai Rp 102.000 per gram, memberikan peluang bagi investor untuk mendapatkan keuntungan.
 
Antam tetap konsisten dalam menetapkan dua macam harga emas batangan produksinya, yaitu harga emas saat pembelian dan harga buyback saat penjualan. Investor diingatkan untuk memperhitungkan perbedaan dua harga tersebut agar dapat menghitung potensi untung dan rugi dengan akurat.
 
Dengan selisih harga jual dan harga beli (spread) yang cukup besar, emas tetap menjadi pilihan investasi yang menjanjikan, terutama dalam jangka panjang. Kendati demikian, perlu dicatat bahwa kalkulasi di atas belum memperhitungkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan biaya materai Rp 10.000, yang perlu diperhitungkan oleh para investor dalam perencanaan investasi mereka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Syamsul Azhar