KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu pada Rabu (2/9/2026), tertekan oleh penguatan dolar di tengah memanasnya situasi antara AS dan Iran—yang melibatkan aksi saling serang terbesar sejak Juli—yang mengancam akan memicu inflasi global. Mengutip Reuters, harga emas spot relatif stabil di angka US$ 4.330,79 per ons pada pukul 11.55 GMT setelah sempat menyentuh level terendah sejak 7 Agustus. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi US$ 4.377,90. "Ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan mendorong kenaikan harga minyak, mempertahankan risiko inflasi dan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga; hal ini memperkuat dolar sekaligus menambah hambatan bagi harga emas," ujar Nikos Tzabouras, analis pasar senior di Tradu.com (milik Jefferies).
Harga Emas Turun Dipicu Penguatan Dolar AS dan Risiko Inflasi
KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas turun ke level terendah dalam lebih dari tiga minggu pada Rabu (2/9/2026), tertekan oleh penguatan dolar di tengah memanasnya situasi antara AS dan Iran—yang melibatkan aksi saling serang terbesar sejak Juli—yang mengancam akan memicu inflasi global. Mengutip Reuters, harga emas spot relatif stabil di angka US$ 4.330,79 per ons pada pukul 11.55 GMT setelah sempat menyentuh level terendah sejak 7 Agustus. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember turun 0,4% menjadi US$ 4.377,90. "Ketidakpastian geopolitik yang berkepanjangan mendorong kenaikan harga minyak, mempertahankan risiko inflasi dan tekanan bagi The Fed untuk menaikkan suku bunga; hal ini memperkuat dolar sekaligus menambah hambatan bagi harga emas," ujar Nikos Tzabouras, analis pasar senior di Tradu.com (milik Jefferies).