KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memanas dan langsung berdampak pada lonjakan harga energi global. Konflik yang telah berlangsung selama empat minggu ini mendorong harga minyak melonjak tajam, seiring ancaman penutupan jalur distribusi energi paling vital di dunia, Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Jika tidak, Washington mengancam akan menyerang fasilitas pembangkit listrik Iran. Di sisi lain, Iran membalas bahwa jika fasilitas pembangkit listriknya diserang, mereka akan menutup Selat Hormuz “sepenuhnya,” demikian dilaporkan televisi setempat, Minggu (22/3/2026).
Harga Energi Melonjak, Ancaman Penutupan Selat Hormuz Picu Krisis Pasokan Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memanas dan langsung berdampak pada lonjakan harga energi global. Konflik yang telah berlangsung selama empat minggu ini mendorong harga minyak melonjak tajam, seiring ancaman penutupan jalur distribusi energi paling vital di dunia, Selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk segera membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu 48 jam. Jika tidak, Washington mengancam akan menyerang fasilitas pembangkit listrik Iran. Di sisi lain, Iran membalas bahwa jika fasilitas pembangkit listriknya diserang, mereka akan menutup Selat Hormuz “sepenuhnya,” demikian dilaporkan televisi setempat, Minggu (22/3/2026).