Harga gas alam capai tertinggi pasca Jan 2015



JAKARTA. Di tengah musim dingin yang semakin menyengat, harga gas alam menyentuh level tertingginya sejak Januari 2015 lalu. Mengutip Bloomberg, Jumat (9/12) pukul 17.27 WIB harga gas alam kontrak pengiriman Januari 2017 di New York Mercantile Exchange melambung 1,11% di level US$ 3,73 per mmbtu dibanding hari sebelumnya.

Perkiraan cuaca terbaru NatGasWeather.com, suhu udara akan semakin dingin di wilayah Midwest dan Northwest AS pekan depan. Hal ini jelas akan meningkatkan permintaan dan kebutuhan gas alam untuk rumah tangga dan bisnis.

Belum lagi laporan Energy Information Administration (EIA) menunjukkan pasokan gas alam turun 42 miliar kaki kubik menjadi 3,953 triliun kaki kubik pekan lalu dibanding pekan sebelumnya.


“Memandang ke depan, suhu udara yang membekukan akan menyelimuti dan ini akan memicu naiknya permintaan gas alam untuk penghangat ruangan dalam jumlah besar,” kata Kent Bayazitoglu, Director of Market Analytics Gelber & Associates seperti dikutip dari Bloomberg.

Bahkan menurut Kent ini merupakan awal penurunan pasokan sebelum nantinya pasokan akan semakin tergerus lebih dalam. Bulan Desember 2016 ini diduga akan menjadi momentum kenaikan harga gas alam.

Ditambah lagi ekspor gas alam ke Meksiko dan global terus menurun seiring dengan produksi yang mengecil sementara kebutuhan sangat tinggi. “Di akhir tahun bisa saja harga terbang ke US$ 4,00 per mmbtu,” tebak Ibrahim, Direktur PT Garuda Berjangka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto