KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga gas wholesale patokan di Belanda dan Inggris melonjak hampir 50% pada Senin (2/3/2026) setelah Qatar Energy menghentikan produksi gas alam cair (LNG) akibat serangan di Timur Tengah. Qatar, yang segera memperkuat posisinya sebagai eksportir LNG terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, memegang peran penting dalam menyeimbangkan pasokan LNG di pasar Asia dan Eropa. Sebagian besar pemilik tanker, perusahaan minyak besar, dan rumah dagang menangguhkan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, dan LNG melalui Selat Hormuz setelah Iran memperingatkan kapal agar tidak melintasi jalur tersebut. Eropa, yang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan impor LNG untuk menggantikan gas Rusia pasca-invasi Rusia ke Ukraina, kini menghadapi risiko pasokan yang lebih ketat. Sekitar 20% LNG dunia melewati Selat Hormuz, sehingga penghentian pengiriman dalam jangka panjang akan meningkatkan persaingan global untuk sumber gas lain dan mendorong kenaikan harga internasional.
Harga Gas Eropa dan Asia Meroket Hampir 50% Setelah Qatar Hentikan Produksi LNG
KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga gas wholesale patokan di Belanda dan Inggris melonjak hampir 50% pada Senin (2/3/2026) setelah Qatar Energy menghentikan produksi gas alam cair (LNG) akibat serangan di Timur Tengah. Qatar, yang segera memperkuat posisinya sebagai eksportir LNG terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, memegang peran penting dalam menyeimbangkan pasokan LNG di pasar Asia dan Eropa. Sebagian besar pemilik tanker, perusahaan minyak besar, dan rumah dagang menangguhkan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, dan LNG melalui Selat Hormuz setelah Iran memperingatkan kapal agar tidak melintasi jalur tersebut. Eropa, yang dalam beberapa tahun terakhir meningkatkan impor LNG untuk menggantikan gas Rusia pasca-invasi Rusia ke Ukraina, kini menghadapi risiko pasokan yang lebih ketat. Sekitar 20% LNG dunia melewati Selat Hormuz, sehingga penghentian pengiriman dalam jangka panjang akan meningkatkan persaingan global untuk sumber gas lain dan mendorong kenaikan harga internasional.
TAG: