Harga grosir non-migas dan bahan bangunan mengalami kenaikan selama Desember 2018



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks harga grosir non-migas mengalami kenaikan sebesar 0,05% terhadap bulan sebelumnya, dari 165,83 menjadi 165,91. Sehingga secara kumulatif tahun kalender 2018, inflasi grosir sebesar 3,18%

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat indeks harga perdagangan besar (IHPB) non-migas naik dari 165,83 pada November lalu menjadi 165,91. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor pertanian sebesar 0,53%.

"Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga pada Desember 2018 antara lain bawang merah, tomat, ayam ras, daging ayam, beras dan mesin-mesin pesawat mekanik impor," ungkap Suhariyanto, Kepala BPS, Rabu (2/1).


Sedangkan harga grosir bahan bangunan atau konstruksi mengalami kenaikan 0,31% dibanding bulan lalu. Sehingga total inflasi pada bahan bangunan sebesar 4,92% lebih tinggi dari pada inflasi non-migas.

"Kenaikan terjadi pada berbagai bahan bangunan seperti aspal, besi, dan batu hias," jelasnya.

IHPB bahan bangunan/konstruksi meningkat dari 141,84 pada November lalu menjadi 142,27.

Sedangkan IHPB umum turun 1% dari 167,95 pada Oktober lalu menjadi 166,26 pada November 2018. Kelompok barang ekspor merupakan penyumbang andil dominan pada penurunan IHPB dengan andil 1,25%.

IHPB kelompok barang impor mengalami kenaikan sebesar 1,05% dari 151,51 pada bulan sebelumnya menjadi 153,10 pada November 2018. Sedangkan ekspor mengalami penurunan 5,76% dari 172,82 pada bulan sebelumnya menjadi 162,86.

Komoditas migas yang mengalami penurunan harga selama November 2018 adalah butane impor dan minyak bumi ekspor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto