KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas kakao secara global tengah dalam tren menurun. Hal ini disebabkan oleh kondisi panen yang melimpah tak diiringi pertumbuhan permintaan, akibat ketidakpastian geopolitik saat ini. Mengacu data Trading Economics, pada Jumat (24/4/2026) harga kontrak kakao berada di level US$ 3.452,71 per ton. Di level ini, harga turun 0,36% secara harian. Secara bulanan, harganya masih naik 10,04%. Namun, diteropong lebih jauh, harga kakao sudah anjlok 63,34% secara tahunan. Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo), Soetanto Abdullah menyebut, permintaan kakao tertekan lantaran menurunnya daya beli konsumen yang tak terlepas dari efek konflik Timur Tengah. Ia memperkirakan, kenaikan harga minyak juga menjadi biang kerok kenaikan harga.
Harga Kakao Anjlok Imbas Penurunan Permintaan dan Konflik Timur Tengah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga komoditas kakao secara global tengah dalam tren menurun. Hal ini disebabkan oleh kondisi panen yang melimpah tak diiringi pertumbuhan permintaan, akibat ketidakpastian geopolitik saat ini. Mengacu data Trading Economics, pada Jumat (24/4/2026) harga kontrak kakao berada di level US$ 3.452,71 per ton. Di level ini, harga turun 0,36% secara harian. Secara bulanan, harganya masih naik 10,04%. Namun, diteropong lebih jauh, harga kakao sudah anjlok 63,34% secara tahunan. Ketua Umum Dewan Kakao Indonesia (Dekaindo), Soetanto Abdullah menyebut, permintaan kakao tertekan lantaran menurunnya daya beli konsumen yang tak terlepas dari efek konflik Timur Tengah. Ia memperkirakan, kenaikan harga minyak juga menjadi biang kerok kenaikan harga.
TAG: