Harga Kebutuhan Pokok Turun, Ekonom BNI Sekuritas Prediksi Inflasi Mei 2023 Melandai



KONTAN.CO.ID - JAKARTA Seiring dengan berakhirnya perayaan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) pada akhir April dan awal Mei 2023, harga barang dan jasa berangsur-angsur mulai kembali ke level normal.

Hal ini antara lain terlihat pada harga sejumlah kebutuhan pokok, pakaian, transportasi dan lain-lain yang mulai menurun. Dengan kondisi tersebut, BNI Sekuritas meramal inflasi Mei 2023 akan melandai.

Ekonom BNI Sekuritas Damhuri Nasution memperkirakan laju inflasi bulan Mei 2023 akan menurun menjadi 0,27% secara bulanan. Sementara secara tahunan, inflasi Mei 2023 juga menurun menjadi 4,20%.


Baca Juga: BI: Indonesia Punya Senjata Lebih Beragam untuk Tekan Inflasi

Damhuri bilang, harga kebutuhan pokok seperti cabai merah, cabai rawit, daging sapi dan lainnya mengalami penurunan.

Hanya saja, ada sejumlah bahan pokok yang harganya terus meningkat seperti daging ayam dan telur ayam akibat populasi ayam pedaging dan petelur yang belum kembali pulih sepenuhnya. Ini juga sejalan dengan harga pakan ternak yang semakin mahal.

Selain itu, harga bawang merah dan bawang putih juga masih meningkat signifikan lantaran terbatasnya pasokan dari distributor. Sedangkan, harga minyak goreng dan gula pasir masih relatif stabil.

"Dengan latar belakang seperti itu, maka inflasi kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau pada bulan Mei diperkirakan sedikit mereda dibandingkan dengan bulan sebelumnya," ujar Damhuri kepada Kontan.co.id, Rabu (31/5).

Begitu juga dengan harga pakaian, jasa angkutan dan akomodasi dan lain-lain juga mulai menurun ke tingkat normalnya seiring dengan permintaan yang melemah pasca perayaan HBKN Idul Fitri. 

Dengan demikian, inflasi untuk kelompok pengeluaran pakaian dan alas kaki, transportasi, rekreasi juga diperkirakan akan menurun.

Baca Juga: Waspada! Ada Potensi Kenaikan Inflasi Tersulut Peningkatan Harga Pangan

"Harga emas yang menurun sepanjang bulan Mei 2023 diperkirakan juga akan mendorong inflasi kelompok pengeluaran personal care and other services mengalami penurunan," kata Damhuri.

Di sisi lainnya, inflasi kelompok pengeluaran lain seperti housing, air, listrik dan bahan bakar lain, perlengkapan rumah tangga, kesehatan serta pendidikan diperkirakan akan relatif stabil seperti bulan sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi