KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga logam industri menunjukkan arah yang bervariasi pada akhir pekan ini. Harga tembaga, nikel dan timah terkoreksi, sementara aluminium justru melanjutkan penguatan di tengah ketatnya pasokan global. Mengutip Bloomberg, harga tembaga kontrak tiga bulan di LME pada 8 Januari 2026, turun 1,28% dari hari sebelumnya menjadi US$ 12.720 per ton, sementara timah melemah 2,28% ke level US$ 43.750 per ton. Harga nikel juga turun 3,31% menjadi US$ 17.155 per ton. Sementara harga aluminium naik tipis 0,18% di level US$ 3.091 per ton Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, koreksi pada tembaga dan timah lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli harga sebelumnya, bukan perubahan fundamental. “Ketiga logam tersebut masih didukung pasokan yang ketat, adapun tembaga dan timah turun hanya oleh aksi profit taking,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/1/2026).
Harga Komoditas Logam Industri Kompak Turun Kecuali Aluminium, Simak Prospeknya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan harga logam industri menunjukkan arah yang bervariasi pada akhir pekan ini. Harga tembaga, nikel dan timah terkoreksi, sementara aluminium justru melanjutkan penguatan di tengah ketatnya pasokan global. Mengutip Bloomberg, harga tembaga kontrak tiga bulan di LME pada 8 Januari 2026, turun 1,28% dari hari sebelumnya menjadi US$ 12.720 per ton, sementara timah melemah 2,28% ke level US$ 43.750 per ton. Harga nikel juga turun 3,31% menjadi US$ 17.155 per ton. Sementara harga aluminium naik tipis 0,18% di level US$ 3.091 per ton Analis Doo Financial Futures Lukman Leong menjelaskan, koreksi pada tembaga dan timah lebih disebabkan oleh aksi ambil untung setelah reli harga sebelumnya, bukan perubahan fundamental. “Ketiga logam tersebut masih didukung pasokan yang ketat, adapun tembaga dan timah turun hanya oleh aksi profit taking,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (9/1/2026).