JAKARTA. Penurunan harga komoditas tercermin dari kinerja multifinance yang berkonsentrasi pada pembiayaan kendaraan niaga. Kinerja perusahaan pembiayaan tersebut ikut melambat. Salah satunya adalah PT Artha Prima Finance. Hingga Oktober 2014, perusahaan ini membukukan pembiayaan baru ata booking sebesar Rp 962,07 miliar. Angka ini turun sekitar 23,59% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, yakni sekitar Rp 1,25 triliun. Simon Pratama, Direktur Artha Finance berujar, penurunan tersebut disebabkan oleh belum pulihnya harga komoditas. “Pembiayaan kami 85% dari kendaraan komersil, sedangkan harga sumber daya alam belum membaik," kata dia, akhir pekan ini.
Harga komoditas bikin lesu kinerja Artha Finance
JAKARTA. Penurunan harga komoditas tercermin dari kinerja multifinance yang berkonsentrasi pada pembiayaan kendaraan niaga. Kinerja perusahaan pembiayaan tersebut ikut melambat. Salah satunya adalah PT Artha Prima Finance. Hingga Oktober 2014, perusahaan ini membukukan pembiayaan baru ata booking sebesar Rp 962,07 miliar. Angka ini turun sekitar 23,59% jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, yakni sekitar Rp 1,25 triliun. Simon Pratama, Direktur Artha Finance berujar, penurunan tersebut disebabkan oleh belum pulihnya harga komoditas. “Pembiayaan kami 85% dari kendaraan komersil, sedangkan harga sumber daya alam belum membaik," kata dia, akhir pekan ini.