KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal 2021 membawa angin segar bagi emiten pertambangan batubara. Pasalnya, harga komoditas ini masih menunjukkan sinyal yang positif. Misalkan saja, harga batubara di bursa ICE Newcastle pada perdagangan Senin (4/12) berada di atas level US$ 80 per ton, tepatnya di US$ 81,4 per ton. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan, investor saat ini sudah bisa mengoleksi sejumlah saham berbasis tambang batubara, seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Sukarno menyebut, saat ini sudah bisa dijadikan sebagai momentum untuk buyback. ”Saran saya, buy bertahap sambil melihat konfirmasi sinyal buy selanjutnya,“ujar Sukarno saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (5/1).
Harga komoditas menguat, berikut rekomendasi saham emiten batubara
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal 2021 membawa angin segar bagi emiten pertambangan batubara. Pasalnya, harga komoditas ini masih menunjukkan sinyal yang positif. Misalkan saja, harga batubara di bursa ICE Newcastle pada perdagangan Senin (4/12) berada di atas level US$ 80 per ton, tepatnya di US$ 81,4 per ton. Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Sukarno Alatas mengatakan, investor saat ini sudah bisa mengoleksi sejumlah saham berbasis tambang batubara, seperti PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT United Tractors Tbk (UNTR). Sukarno menyebut, saat ini sudah bisa dijadikan sebagai momentum untuk buyback. ”Saran saya, buy bertahap sambil melihat konfirmasi sinyal buy selanjutnya,“ujar Sukarno saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (5/1).