Harga Kopi Vietnam Naik Meski Perdagangan Lambat, Biji Kopi Premium Indonesia Turun



KONTAN.CO.ID - HANOI. Harga kopi Vietnam sedikit naik minggu ini sejalan dengan lonjakan harga berjangka di bursa London, meskipun para pedagang mengatakan perdagangan domestik tetap lesu. Sementara di Indonesia, harga robusta premium turun.

Petani di Dataran Tinggi Tengah, "sabuk kopi" Vietnam, menjual biji kopi dengan harga 87.700 dong hingga 89.000 dong atau setara US$ 3,33 hingga US$ 3,38 per kg, naik dari harga minggu lalu sebesar 84.700 dong hingga 85.700 dong.

Sementara, harga kopi robusta untuk pengiriman Juli ditutup naik US$ 43 atau 1%, menjadi US$ 3.394 per ton pada hari Rabu (15/4/2026).


Baca Juga: Perekrutan di Asia Menopang Perekurt Inggris di Tengah Kemerosotan di Eropa

"Aktivitas tetap lesu karena petani tidak menjual, meskipun permintaan masih ada setelah harga turun secara signifikan," kata seorang pedagang yang berbasis di Dataran Tinggi Tengah, Kamis (16/4/2026).

Di Indonesia, biji kopi robusta Sumatra ditawarkan dengan harga premium di atas US$ 150 untuk kontrak Mei, turun dari posisi di US$ 175 pada seminggu sebelumnya, kata seorang pedagang.

Pedagang lain menawarkan harga premium di atas US$ 140 untuk kontrak Juli 2026, dibandingkan dengan US$ 200 pada minggu lalu.

Petani kopi di Lampung Barat mengatakan curah hujan terus berlanjut di seluruh perkebunan, dengan biji kopi berkembang menjadi ukuran yang lebih besar, dan menambahkan bahwa petani sedang menunggu panen yang akan datang.