KONTAN.CO.ID - Harga spot
liquefied natural gas (LNG) di Asia turun tipis pekan ini di tengah lemahnya permintaan menjelang libur Tahun Baru Imlek, meskipun persediaan Jepang mengalami penurunan. Harga rata-rata LNG untuk pengiriman Maret ke Asia Timur Laut diperkirakan sebesar US$10,65 per juta British thermal units (mmBtu), turun dari US$10,70/mmBtu pada pekan sebelumnya, menurut sumber industri. Sementara itu, harga pengiriman April diperkirakan berada di US$10,45/mmBtu.
Baca Juga: Inflasi AS Naik Lebih Lambat pada Januari, The Fed Berpeluang Tahan Suku Bunga Analis Brainchild Commodity Intelligence Klaas Dozeman mengatakan, cuaca yang berangsur lebih hangat di Asia mengindikasikan musim dingin mulai mereda. “Dengan data ekonomi China yang lesu dan Tahun Baru Imlek yang semakin dekat, pelaku pasar kekurangan katalis untuk mengambil posisi. Tidak mengherankan jika beberapa kargo dialihkan ke tujuan lain di luar Asia,” ujarnya dilansir dari Reuters Jumat (13/2/2026). Kargo China Dialihkan ke Eropa Kapal LNG Seapeak Glasgow diketahui memuat ulang kargo dari Ningbo, China, dan berlayar menuju Eropa. Analis senior LNG ICIS, Alex Froley menyebut ini sebagai pengiriman ulang pertama dari China ke Eropa sejak awal 2022, ketika kapal Gaslog Singapore mengirim kargo ke terminal Adriatic LNG di Italia.
Baca Juga: AS Bakal Masukkan Alibaba ke Daftar Perusahaan Terkait Militer China Di Jepang, Argus melaporkan stok LNG turun 9,1% dalam sepekan hingga 12 Februari. Penurunan ini dipandang sebagai faktor penopang harga (bullish). Selain itu, gangguan operasional di Pulau Hokkaido akibat pembangkit listrik berbahan bakar minyak berkapasitas 250 megawatt yang mengalami pemadaman tak terencana berpotensi meningkatkan konsumsi gas. Eropa Waspadai Stok Rendah Di Eropa, harga gas grosir di hub TTF Belanda bergerak dalam kisaran sempit menjelang penurunan suhu pada akhir pekan.
Baca Juga: Perkuat Pertahanan Hadapi Rusia, Inggris Tingkatkan Belanja Rudal Jarak Jauh Dengan tingkat penyimpanan gas Uni Eropa yang relatif rendah untuk musim ini, permintaan diperkirakan tetap kuat hingga musim panas. Dozeman menilai Eropa Barat Laut tidak mampu menghadapi Maret yang sangat dingin karena risiko penyimpanan gas turun ke level kritis. Arus Kargo Global Berubah ICIS mencatat lonjakan pergerakan kargo yang tidak biasa menyusul gelombang dingin di Amerika Serikat. Sejumlah kapal dialihkan dari Pasifik ke Atlantik melalui rute baru untuk menyeimbangkan pasar global. S&P Global Energy menilai harga LNG pengiriman Maret ke Eropa Barat Laut (NWM) pada 12 Februari berada di US$10,113/mmBtu, diskon US$1,25/mmBtu terhadap harga di hub TTF.
Baca Juga: Bessent: Komite Perbankan Senat Lanjutkan Sidang Konfirmasi Kevin Warsh Argus menaksir harga di US$10,380/mmBtu, sementara Spark Commodities di US$10,377/mmBtu. Menurut S&P Global Energy, ketersediaan pasokan laut yang berkelanjutan didukung aliran gas umpan (feedgas) dari AS yang stabil masih menekan harga LNG dan memperkuat sentimen bearish dalam jangka pendek.
Di sisi pengiriman, tarif angkut LNG di Atlantik melonjak ke US$22.500 per hari, kenaikan mingguan terbesar dalam sembilan pekan. Sebaliknya, tarif di Pasifik turun untuk minggu ke-10 berturut-turut menjadi US$28.250 per hari.