KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan pemerintah menurunkan harga gas bumi hasil regasifikasi liquefied natural gas (LNG) menjadi US$ 13 per MMBTU akan mengurangi tekanan biaya produksi industri keramik. Alhasil, industri keramik membidik kenaikan utilisasi produksi. Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto mengatakan, kebijakan tersebut memberikan optimisme bagi pelaku industri untuk meningkatkan utilisasi kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing di tengah persaingan dengan produk impor. "Dengan kebijakan ini, kami optimistis utilisasi industri dapat meningkat dan daya saing industri keramik nasional menjadi lebih baik," ujar Edy kepada Kontan, Selasa (30/6/2026).
Harga LNG Turun, Industri Keramik Incar Kenaikan Utilisasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Keputusan pemerintah menurunkan harga gas bumi hasil regasifikasi liquefied natural gas (LNG) menjadi US$ 13 per MMBTU akan mengurangi tekanan biaya produksi industri keramik. Alhasil, industri keramik membidik kenaikan utilisasi produksi. Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (ASAKI) Edy Suyanto mengatakan, kebijakan tersebut memberikan optimisme bagi pelaku industri untuk meningkatkan utilisasi kapasitas produksi sekaligus memperkuat daya saing di tengah persaingan dengan produk impor. "Dengan kebijakan ini, kami optimistis utilisasi industri dapat meningkat dan daya saing industri keramik nasional menjadi lebih baik," ujar Edy kepada Kontan, Selasa (30/6/2026).