KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) menyambut positif keputusan pemerintah menurunkan harga gas bumi berbasis liquefied natural gas (LNG) non-Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) menjadi US$ 13 per MMBTU. Meski demikian, asosiasi menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan biaya energi industri karena realisasi pasokan HGBT masih menjadi tantangan. Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan, penurunan harga LNG merupakan langkah positif untuk merespons aspirasi pelaku industri. Namun, ia berharap realisasi penyaluran HGBT di lapangan dapat ditingkatkan karena selama ini volume yang diterima industri masih di bawah harapan.
Harga LNG Turun ke US$ 13, Industri Plastik Minta Pasokan HGBT Lebih Optimal
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Industri Olefin, Aromatik, dan Plastik Indonesia (Inaplas) menyambut positif keputusan pemerintah menurunkan harga gas bumi berbasis liquefied natural gas (LNG) non-Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) menjadi US$ 13 per MMBTU. Meski demikian, asosiasi menilai kebijakan tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan biaya energi industri karena realisasi pasokan HGBT masih menjadi tantangan. Sekretaris Jenderal Inaplas Fajar Budiono mengatakan, penurunan harga LNG merupakan langkah positif untuk merespons aspirasi pelaku industri. Namun, ia berharap realisasi penyaluran HGBT di lapangan dapat ditingkatkan karena selama ini volume yang diterima industri masih di bawah harapan.
TAG: