KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki awal 2026, pasar komoditas logam industri berada dalam fase yang dinamis. Ini seiring menguatnya permintaan global dari sektor strategis, mulai dari kendaraan listrik (electric vehicle/EV), baterai, energi hijau, hingga pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Mengutip Bloomberg, harga alumunium naik 7,7% secara bulanan di level US$ 3.188,5 per ton pada Senin (26/1). Kemudian harga timah naik 26,66% ke level US$ 54.232 per ton. Adapun harga nikel juga meningkat 18,81% menjadi US$ 18.756 per ton. Analis Komoditas dan Founder Traderindo.com Wahyu Laksono menilai, harga aluminium dan nikel terangkat kebutuhan yang meningkat dari penggunaan aluminium sebagai material ringan pada bodi kendaraan listrik serta peran nikel dalam katoda baterai berkapasitas tinggi.
Harga Logam Industri Terangkat Permintaan Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki awal 2026, pasar komoditas logam industri berada dalam fase yang dinamis. Ini seiring menguatnya permintaan global dari sektor strategis, mulai dari kendaraan listrik (electric vehicle/EV), baterai, energi hijau, hingga pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) dan pusat data. Mengutip Bloomberg, harga alumunium naik 7,7% secara bulanan di level US$ 3.188,5 per ton pada Senin (26/1). Kemudian harga timah naik 26,66% ke level US$ 54.232 per ton. Adapun harga nikel juga meningkat 18,81% menjadi US$ 18.756 per ton. Analis Komoditas dan Founder Traderindo.com Wahyu Laksono menilai, harga aluminium dan nikel terangkat kebutuhan yang meningkat dari penggunaan aluminium sebagai material ringan pada bodi kendaraan listrik serta peran nikel dalam katoda baterai berkapasitas tinggi.
TAG: