KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga logam industri bergerak variatif sepanjang pekan ini. Nikel dan aluminium mencatat kenaikan, sementara timah justru terkoreksi. Berdasarkan data Trading Economics pada penutupan perdagangan hari Jumat (27/3/2026), aluminium naik 0,81% menjadi US$ 3.275 per ton. Sementara itu, nikel menguat 0,29% ke level US$ 17.215 per ton. Sebaliknya, timah terkoreksi 1,55% menjadi US$ 44.125 per ton. Analis komoditas dan founder Traderindo, Wahyu Laksono mengatakan kenaikan harga nikel sangat dipengaruhi oleh kebijakan pengetatan kuota RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) di Indonesia untuk tahun 2026.
Harga Logam Industri Variatif, Nikel dan Aluminium Menguat di Tengah Tekanan Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga logam industri bergerak variatif sepanjang pekan ini. Nikel dan aluminium mencatat kenaikan, sementara timah justru terkoreksi. Berdasarkan data Trading Economics pada penutupan perdagangan hari Jumat (27/3/2026), aluminium naik 0,81% menjadi US$ 3.275 per ton. Sementara itu, nikel menguat 0,29% ke level US$ 17.215 per ton. Sebaliknya, timah terkoreksi 1,55% menjadi US$ 44.125 per ton. Analis komoditas dan founder Traderindo, Wahyu Laksono mengatakan kenaikan harga nikel sangat dipengaruhi oleh kebijakan pengetatan kuota RKAB (Rencana Kerja dan Anggaran Biaya) di Indonesia untuk tahun 2026.
TAG: